Proses Pencemaran Makanan

Mekanisme Proses Terjadinya Pencemaran Makanan Makanan sehat yang memenuhi syarat untuk dikonsumsi menjadi tujuan akhir proses pengelolaan makanan. Terkait dengan hal ini, dalam pengelolaan higiene sanitasi makanan penting diperhatikan sgala aspek yang berkaitan, baik orang, tempat, maupun peralatan yang digunakan untuk memasak. Harus dipisahkan antara peralatan yang digunakan mengolah makanan, untuk menyimpan makanan, dan alat […] Continue reading →

Imunisasi Hepatitis B

Penyakit Hepatitis B dan Sejarah Imunisasi Hepatitis B Sesuai rekomendasi WHO (1974), dilaksanakan Expanded Programme Immnuzation (EPI). Tujuan program ini antara lain memberikan proteksi dini terhadap 6 penyakit menular pada anak-anak diseluruh dunia. Kemudaian di Indonesia sejak tahun 1977 dilaksanakan Program Pengembangan Imunisasi (PPI) dengan anjuran pokok agar semua anak mendapatkan imunisasi untuk beberapa macam […] Continue reading →

Penting Anda Ketahui tentang Anemia

Pengertian dan Faktor Penyebab Anemia Anemia merupakan keadaan dimana terjadi penurunan kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari nilai normal untuk kelompok tertentu didasarkan atas umur dan jenis kelamin. Kadar haemoglobin pada Balita sebesar 11 gram %. Terdapat tiga tingkatan defisiensi besi, yaitu  (Gibson, 1990)  : Hilangnya Zat Besi (Iron Depletion). Pada tahap […] Continue reading →

Prosedur Pelayanan Balita Gizi Buruk

 Alur Pelayanan Balita Gizi Buruk di Puskesmas Pelaksanaan upaya pencegahan gizi buruk dibagi dalam tiga tahap meliputi rencana jangka pendek untuk tanggap darurat dengan menerapkan prosedur tatalaksana penanggulangan gizi buruk dengan melaksanakan sistem kewaspadaan dini secara intensif melalui pelacakan kasus dan penemuan kasus baru kemudian ditangani di puskesmas dan di rumah sakit. Kemudian tahap pencegahan […] Continue reading →

Fungsi Penting Vitamin C

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Vitamin C Vitamin C merupakan komponen sistem enzim yang banyak terlibat dalam membantu metabolisme energi. Vitamin larut air biasanya tidak disimpan di dalam tubuh dan dikeluarkan melalui urin dalam jumlah kecil. Oleh sebab itu vitamin larut air perlu dikonsumsi tiap hari untuk mencegah kekurangan yang dapat mengganggu fungsi tubuh normal. […] Continue reading →

Download Form Pelacakan KLB Hepatitis A

Download Form Pelacakan Kejadian Luar Biasa Penyakit Hepatitis A Hepatitis A merupakan penyakit hati akibat virus hepatitis A yang dapat menyebabkan kesakitan ringan sampai berat. Hepatitis A menyebar secara fekal-oral ketika seseorang mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja orang yang terinfeksi virus hepatitis A. Timbulnya penyakit ini berhubungan erat dengan sanitasi yang buruk dan […] Continue reading →

Keperawatan Profesional

Model Praktek Keperawatan Profesional Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kinerja keperawatan pada umumnya belum memenuhi standar asuhan keperawatan (rata-rata maasih bernilai cukup), terutama dalam hal pengkajian keperawatan, perumusan diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Beberapa faktor ditengarai dapat berpengaruh terhadap kinerja perawat, seperti insentif, motivasi, disiplin kerja, lingkungan kerja, kompetensi, serta beban kerja. Model praktek keperawatan profesional […] Continue reading →

Environmental Health Definition

Basic Of Environmental Health Environmental health is a multi-disciplinary science that studies the dynamics of the interactive relationship between a group of people with a variety of changes in components of the human environment that could be expected to cause health problems in the community and efforts to control and prevention. In its broadsense, environmental […] Continue reading →

Prosedur Pengendalian Pencemar dalam Ruangan

 Metode Pengendalian Pencemaran Bau dan Jamur dalam Ruangan (Tulisan ini sebagai lanjutan seri pencemaran udara) Yang dimaksud dengan bau- bauan di lingkungan kerja adalah bau yang tidak enak dan mengganggu kenyamanan kerja. Bau- bauan dapat mengganggu kesehatan dan produktivitas kerja.Di lingkungan kerja, menurut Sudrajat (1989), bau- bauan dapat dikendalikan  antara lain dengan cara sebagai berikut: […] Continue reading →

Prosedur Pelacakan kasus AFP

 Prosedur Pelacakan dan Pengiriman Specimen kasus AFP Untuk meningkatkan sensitifitas penemuan kasus polio, maka pengamatan dilakukan pada semua kelumpuhan yang terjadi secara akut dan sifatnya flaccid (layuh), seperti sifat kelumpuhan pada poliomielitis. Penyakit-penyakit ini—yang mempunyai sifat kelumpuhan seperti poliomielitis—disebut kasus Acute Flaccid Paralysis (AFP) dan pengamatannya disebut sebagai Surveilans AFP (SAFP). Surveilans AFP adalah pengamatan […] Continue reading →