Jenis Kontaminasi Makanan

Jenis dan Mekanisme terjadinya Kontaminasi pada Makanan Proses terjadinya kontaminasi makanan terutama disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain masih rendahnya pengetahuan dan perilaku penjamah makanan, faktor higiene perorangan penjamah, kebersihan alat makan serta sanitasi lingkungan. Pada umumnya bila terjadi kasus keracunan makanan maka yang dicurigai sebagai penyebab keracunan makanan adalah dari bahan makanan itu sendiri. […] Continue reading →

Jabatan Fungsional Bidan

 Unsur dan Sub unsur Kegiatan dalam Penilaiang Jabfung Bidan Sebagaimana kita ketahui, hampir pada mayoritas desa di Indonesia saat ini sudah ditempatkan tenaga bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kinerja Bidan terkait tupoksi ini, misalnya berdasarkan data tahun 2008, persentase pemeriksaan kehamilan ke tenaga kesehatan dilaporkan sebanyak 83,8 persen, dengan persentase pemeriksaan […] Continue reading →

Kode Etik Sanitarian

 Kewajiban dan Kode Etik Sanitarian Apabila kita telah memilih Sanitrarian sebagai sebuah profesi, maka sebagai seorang sanitarain dalam melaksanakan hak dan kewajibannya harus senantiasa dilandasi oleh kode etik serta harus selalu menjujung tinggi ketentuan yang dicanangkan oleh profesi. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya harus selalu berpedoman pada standar kompetensi. Sedangkan standar kompetensi itu sendiri harus […] Continue reading →

Epidemiologi Penyakit Difteri

Imunisasi dan Epidemiologi Difteri Difteri adalah suatu penyakit bakteri akut terutama menyerang saluran pernafasan bagian atas seperti tonsil, faring, laring, hidung, namun ada juga yang menyerang selaput lendir atau kulit serta kadang-kadang konjungtiva atau vagina. Diperkirakan 1,7 juta kematian pada anak atau 5% pada balita di Indonesia adalah akibat PD3I. Laporan WHO menggambarkan bahwa hasil […] Continue reading →

Faktor Pola Makan dan Penyakit Infeksi Penyebab Gizi Buruk

 Pola makan dan Penyakit Infeksi sebagai faktor Penyebab Gizi Buruk Faktor yang berperan penting dalam mempengaruhi kualitas gizi pada makanan tambahan Balita, diantaranya adalah tingkat penghasilan keluarga. Menurut beberapa studi, balita gizi buruk biasanya memiliki masalah susah makan. Selain dipengaruhi oleh penyakit infeksi, juga oleh terlalu banyak jajan, terlalu lama disapih, tidak suka minum susu, […] Continue reading →

Indikator Kualitas Biologis Air Bersih

Mikroorganisme Indikator Kualitas Air dan Syarat Mikrobiologis Air Bersih Menurut Effendi (2007), kegiatan industri, domestik, dan kegiatan lainnya dapat berdampak negatif terhadap sumber daya air, antara lain menyebabkan penurunan kualitas air. Kondisi demikian dapat menimbulkan gangguan, kerusakan, dan bahaya bagi mahluk hidup yang bergantung pada sumber daya air. Apabila tidak diperhatikan maka air dari sumber […] Continue reading →

AMDAL

 Pengantar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Pembangunan yang di lakukan semua sektor pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat. Namun demikian tidak dapat terelakkan bahwa kenyataannya pembangunan yang dilakukan juga menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup yang merupakan tempat bagi masyarakat untuk mempertahankan kehidupannya. Hal ini terjadi karena lingkungan hidup mempunyai daya dukung dan daya tampung […] Continue reading →

Kriteria Warung Makan Sehat

 Pengertian dan Batasan Warung Makan Saat ini makanan tidak lagi dipandang hanya sebagai sumber kalori, protein, vitamin dan mineral. Lebih dari itu zat-zat yang terkandung dalam makanan yang bermutu tinggi dapat berperan besar dalam meningkatkan ketajaman daya pikir dan kecerdasan, serta penting artinya bagi kepekaan kita terhadap rasa seni, budaya, keindahan serta religi. Pangan tidak […] Continue reading →

Peralatan Pengukur Faktor Lingkungan Pada Surveilans Vektor

 Peralatan untuk mengukur faktor-faktor lingkungan surveilans vektor Berikut beberapa peralatan untuk surveilans vektor khususnya nyamuk menurut Permenkes 374/MENKES/PER/III/2010 Tentang Pengendalian Vektor. Peralatan tersebut dipergunakan untuk mengukur faktor lingkungan yang mempunyai pengaruh terhadap populasi vektor seperti suhu, kelembaban, kadar garam di tempat perindukkan, PH, kecepatan angin, curah hujan dan ketinggian. Jenis-jenis peralatan yang biasa dipergunakan untuk […] Continue reading →

Indikator Perifiton

 Indikator Perifiton pada Pencemaran Air Organisme lain yang dapat dijadikan sebagai bio indikator suatu pencemaran adalah perifiton. Perifiton dapat menjadi indikator biologi pada pencemaran limbah domestic. Keberadaan spesies perifiton dipengaruhi oleh parameter kualitas air secara fisik dan kimia, parameter tersebut di pengaruhi oleh tata guna lahan dan intensitas kegiatan manusia di sekitarnya. Penelitian spesies-spesies perifiton […] Continue reading →