STH, Soil Transmitted Helminth

Epidemiologi Cacing Gelang (Ascaris lumbricoides) Infeksi cacing usus yang ditularkan melalui tanah atau Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan infeksi terbanyak di antara infeksi parasit lain. Golongan cacing yang penting dan menyebabkan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia adalah Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, dan cacing tambang yaitu Necator americanus dan Ancylostoma duodenale. Ascaris lumbricoides adalah spesies cacing […] Continue reading →

Kontaminasi Bahan Makanan dan Foodborne Diseases

 Foodborne Diseases dan Proses Kontaminaasi Bahan Makanan Meskipun pemerintah di banyak negara telah melakukan berbagai tindakan terbaik untuk meningkatkan keamanan pasokan makanan, terjadinya penyakit bawaan makanan tetap menjadi masalah kesehatan yang signifikan, baik di negara maju maupun negara berkembang. Penyakit bawaan makanan terdokumentasi baik di negara maju, walapun fakta nyata terkait masalah ini justru terjadi […] Continue reading →

Public Health Definition

 Public Health Definition Public health is “the science and art of preventing disease, prolonging life and promoting health through the organised efforts and informed choices of society, organisations, public and private, communities and individuals.” Public health is typically divided into epidemiology, biostatistics and health services. Environmental, social, behavioral, and occupational health are also important subfields. […] Continue reading →

Mewaspadai Zat Pewarna Makanan

Menggunakan Bahan Tambahan Pangan Sehat Sesuai isi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor  28  Tahun 2004 Tentang  Keamanan, Mutu Dan Gizi Pangan, keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia. Sedangkan persyaratan keamanan pangan adalah standar dan […] Continue reading →

Bahaya Kesehatan Debu

 Debu sebagai Sumber Pencemaran Udara Partikel debu akan berada di udara dalam waktu yang relatif lama dalam keadaan melayang- layang di udara kemudian masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernafasan. Selain dapat membahayakan terhadap kesehatan juga dapat mengganggu daya tembus pandang mata dan dapat mengadakan berbagai reaksi kimia sehingga komposisi debu di udara menjadi partikel […] Continue reading →

Fogging dan Resiko Resistensi Nyamuk

Fogging dan Resiko Resistensi Aedes Aegypti Terhadap Insektisida Sebagaimana kita ketahui, usaha pengendalian dan pemberantasan vektor demam berdarah telah banyak dilakukan. Selain dengan menerapkan usaha pemberantasan sarang nyamuk (PSN), juga dilakukan fogging untuk memutus mata rantai penularan DBD.  Fogging dimaksudkan sebagai upaya membasmi nyamuk dewasa (aedes aegyti). Di pasaran, saat ini, salah satu jenis insektisida […] Continue reading →

Pengolahan Limbah Tapioka

 Pengolahan Limbah Padat Tapioka Secara umum, pengelolaan limbah dapat dilakukan dengan cara pengurangan sumber, penggunaan kembali, pemanfaatan, pengolahan, dan pembuangan. Banyak jenis limbah dapat dimanfaatkan kembali melalui daur ulang atau dikonversikan ke produk lain yang berguna. Pada dasarnya limbah dapat mengalami perubahan secara biologis sehingga dapat dikonversikan ke produk lain seperti energi, pangan, pakan, pupuk […] Continue reading →

Faktor Risiko Kanker Payudara

Berbagai Faktor Risiko Kanker Payudara Saat ini, penyakit kanker serviks dan kanker payudara merupakan penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Ibu Negara, sehingga beliau menginisiasi untuk melakukan pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia,  pada tanggal 21 April 2015. Salah satu metode yang efektif […] Continue reading →

Nutrisi Zat Besi

Hubungan Status Gizi dengan Zat besi Status gizi dipengaruhi oleh PMT-P dan asupan energi, protein dan zat besi yang diperlukan untuk sintesis hemoglobine. Zat besi merupakan mikro mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia dan hewan, yaitu sebanyak 3-5 mg dalam tubuh manusia dewasa. Besi mempunyai fungsi esensial sebagai alat untuk mengangkut oksigen dari […] Continue reading →

Perilaku Sanitasi Penjamah Makanan

Faktor Perilaku Penjamah Makanan Pada Laik Hygiene Kantin Makanan selain mutlak bermanfaat, juga dapat sebagai media penularan penyakit dan masalah kesehatan. Kondisi ini dapat terjadi, baik secara alamiah (include dalam makanan) maupun masuk dari luar, seperti makanan menjadi beracun karena tercemar mikroba. Beberapa defenisi atau pengertian makanan, diantaranya : Makanan adalah bahan selain obat yang […] Continue reading →