Penyebab Penyakit Kecacingan

 Penyebab Umum Penyakit Kecacingan Menurut WHO (2007), penyakit kecacingan merupakan jenis penyakit parasitik yang termasuk ke dalam neglected diseases, merupakan penyakit tersembunyi atau silent diseases, dan kurang terpantau oleh petugas kesehatan. Sementara menurut Sudomo (2008), kecacingan merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat namun kurang mendapat perhatian (neglected diseases). […] Continue reading →

Laik Sehat Rumah Makan dan Restoran

Standar Keamanan Rumah Makan dan Restoran Dewasa ini masalah keamanan pangan sudah merupakan masalah global, sehingga mendapat perhatian utama dalam penetapan kebijakan kesehatan masyarakat. Letusan penyakit akibat pangan (foodborne disease) dan kejadian¬kejadian pencemaran pangan terjadi tidak hanya di berbagai negara berkembang dimana kondisi sanitasi dan higiene umumnya buruk, tetapi juga di negara-negara maju. Diperkirakan satu […] Continue reading →

Stunting Bukan Hanya Sekedar Pendek

Stunting, Penyebab dan Intervensi Penanganannya (Oleh Lita Dwi L)   WHO mendefinisikan stunting sebagai “the impaired growth and development that children experience from poor nutrition, repeated infection, and inadequate psychosocial stimulation”. Saat ini istilah stunting sering terdengar meskipun banyak orang yang tidak mengetahui stunting. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang […] Continue reading →

Sampah dan Demam Berdarah

 Peran Sampah pada Perkembangbiakan Vektor DBD Pengertian sampah menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat. Pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pengaturan terhadap penimbulan, penyimpanan (sementara), pengumpulan, pemindahan dan pengangkutan, pemprosesan dan pembuangan sampah. Beberapa tahap pengelolaan sampah tersebut antara […] Continue reading →

Kebutuhan Zat Besi Tubuh

Kebutuhan Zat Besi untuk Meningkatkan Status Gizi Status gizi dipengaruhi oleh Pemberian makanan Tambahan Pemulihan dan asupan energi, protein dan zat besi yang diperlukan untuk sintesis hemoglobine. Zat besi merupakan mikro mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia dan hewan, yaitu sebanyak 3-5 mg dalam tubuh manusia dewasa. Besi mempunyai fungsi esensial sebagai alat […] Continue reading →

Mengurangi Dampak Obat Anti Nyamuk

 Formulasi dan Cara Mengurangi Dampak Obat Anti Nyamuk Sebagaimana kita ketahui, di pasaran terdapat berbagai jenis insektisida anti nyamuk yang secara umum kita ketahui, seperti berbentuk aerosol, bakar dan elektrik. Anti nyamuk yang masuk dalam kelompok anti nyamuk elektrik meliputi anti nyamuk lempengan (mats), uap cair yang berbentuk liquid dan juga minyak, termasuk semua produk […] Continue reading →

Jenis Asuransi Kesehatan

 Asuransi sebagai sumber pembiayaan kesehatan Sumber utama pembiayaan kesehatan di Indonesia secara umum berasal dari Pemerintah, Swasta, Masyarakat dalam bentuk pembiayaan langsung (fee for service) dan asuransi, serta dari sumber-sumber lain dalam bentuk hibah atau pinjaman dari luar negeri. Diperkirakan pembiayaan kesehatan di masa depan akan semakin mahal. Hal ini disebabkan karena : Pertumbuhan ekonomi […] Continue reading →

Standar Air bersih

 Siklus Hidrologi dan Persyaratan Sumber Air Bersih   Berdasarkan silklus hidrologi yang terjadi di alam (Notoatmodjo, 2002), sumber air bersih terbagai sebagai berikut : Siklus Hidrologi 1. Air hujan : Air hujan dapat ditampung kemudian dijadikan air minum, tetapi air hujan tidak mengandung kalsium, sehingga perlu ditambahkan kalsium. Air sungai dan danau : Menurut asalnya […] Continue reading →

Mencegah Keracunan Pestisida

Mencegah Keracuanan Pestisida Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keracunan Pestisida Ditengarai berbagai upaya pemberantasan dan pengendalian hama dengan pestisida yang dilakukan secara intensif telah menimbulkan berbagai dampak yang merugikan. Beberapa dampak ini seperti terjadinya keracunan  baik akut maupun kronis, terjadinya pencemaran, juga terbentuknya galur-galur hama yang resisten terhadap pestisida. Terjadinya keracunan pestisida khususnya pada penyemprot atau pada jenis tenaga […] Continue reading →

Uji Kompetensi Sanitarian

 Komponen dan Syarat Uji Kompetensi Sanitarian Saat ini, di kalangan tenaga kesehatan, khususnya di Jawa Timur, sedang hangat dibicarakan tentang uji kompetensi bagi tenaga kesehatan. Melalui suratnya, Majelis Tenaga Kesehatan Propinsi Jawa Timur telah membuka pendaftaran Uji Kompetensi bagi Tenaga Kesehatan (pelaksanaan uji direncanakan awal Nopember). Artikel berikut ini merupakan sekilas informasi tentang uji kompetensi […] Continue reading →