About kesmas

Website:
kesmas has written 668 articles so far, you can find them below.

Bio Indikator Pencemaran Lingkungan Pada Habitat Perairan

 Perubahan Lingkungan Pada Habitat Perairan Sebagai Bio Indikator Pencemaran Pembuangan bahan kimia, limbah maupun pencemar lain kedalam air akan mempengaruhi kehidupan dalam air. Beberapa hal penting diperhatikan terkait kondisi ini, antara lain  dimungkinkan  suatu pencemar cukup banyak untuk membunuh spesies tertentu, tetapi tidak membahayakan spesies lain. Sebaliknya suatu pencemar dapat mendukung perkembangan spesies tertentu. Penurunan […] Continue reading →

Indikator Perifiton

 Indikator Perifiton pada Pencemaran Air Organisme lain yang dapat dijadikan sebagai bio indikator suatu pencemaran adalah perifiton. Perifiton dapat menjadi indikator biologi pada pencemaran limbah domestic. Keberadaan spesies perifiton dipengaruhi oleh parameter kualitas air secara fisik dan kimia, parameter tersebut di pengaruhi oleh tata guna lahan dan intensitas kegiatan manusia di sekitarnya. Penelitian spesies-spesies perifiton […] Continue reading →

Mekanisme Pemberantasan Vektor DBD Melalui Fogging

 Mekanisme Kerja Insektisida pada Aedes Aegypti Angka kejadian penyakit Demam Berdarah yang cenderung sulit turun menyebabkan berbagai upaya pemberantasan terus dilakukan. Sebagaimana kita kenal, metode pemberantasan habitat nyamuk ini, misalnya dengan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN), masih dianggap cara paling efektif. Namun penggunaan bahan kimia (pestisida), merupakan komplementer yang juga cenderung makin dapat dipercaya kehandalannya, […] Continue reading →

Seri Pengolahan Limbah cair

 Proses Pengolahan Limbah Cair Pengolahan limbah bertujuan mempercepat proses alami pada suatu unit pengolah limbah sehingga kondisi dapat terkontrol. Proses ini  brfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan bahan-bahan polutan dalam limbah. Sesuai dengan karakteristiknya, pengolahan limbah dapat diklasifikasikan sebagai pengolahan secara fisik, kimia dan biologi, sedangkan unit pengolahannya juga dikelompokan sebagai unit pengolahan fisika, kimia dan […] Continue reading →

Standard Kualitas Air Minum

 Parameter Bakteriologis Air Minum Kualitas air minum ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, sesuai Permenkes 492/Menkes/Per/IV/2010, tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, yang mencantumkan parameter sebagai standar penetapan kualitas air minum, meliputi parameter fisik, bakteriologis, kimia, dan radioaktif. Parameter bakteriologis dan kimia (anorganik) merupakan parameter yang terkait langsung dengan kesehatan, sedangkan parameter fisik dan kimia […] Continue reading →

Beda E Coli dan Coliform

 Seputar Bakteri Coliform dan e Coli Bakteri jenis ini sudah sangat dikenal Sanitarian dan Rekan kesehatan masyarakat. Berikut sekilas informasi terkait bakteri indikator pencemaran tinja itu. Istilah coliform ditujukan kepada sekelompok bakteri bercirikan, berbentuk batang pendek gram-negatif, membentuk rantai, tidak berspora, aerobik atau anaerobik fakultatif, memfermentasi laktosa dengan menghasilkan asam dan gas (CO2 dan H2) […] Continue reading →

Metode Minimasi Sampah Medis

 Usaha Minimasi Sampah Medis Pengelolaan sampah rumah sakit merupakan sebuah keniscayaan. Sebagai bahan pencemar yang jelas berdampak pada penyakit dan masalah kesehatan, keberadaan sampah medis harus dikelola dengan baik.   Pengelolaan sampah dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan­tindakan yang dilakukan terhadap sampah dimulai dari tahap pengumpulan di tempat sumber, pengangkutan, penyimpanan serta tahap pengolahan akhir yang berarti […] Continue reading →

Penyakit Diare dan Sanitasi

 Pengaruh Sanitasi yang Buruk Terhadap Kejadian Penyakit Diare Bagi keluarga besar Sanitarian khususnya dan Public Health umumnya mengenal penyakit Diare sebagai salah satu penyakit berbasis lingkungan yang sudah sangat kita pahami kiprahnya. Bahkan penyakit diare ini menjadi “soko guru” pijakan SPM (Standard Pelayanan Minimal) program Penyehatan Lingkungan. Karena sepertinya program penyehatan lingkungan belum mempunyai “cantolan” […] Continue reading →

Jabatan Fungsional Sanitarian

 Jabatan Fungsional Tenaga Sanitarian di Dinas Kesehatan Beberapa email dan hasil diskusi dengan beberapa teman antar kabupaten, terdapat beberapa masalah dan ketidak samaan prosedur (kebijakan?) menyangkut keberadaan Fungsional sanitarian yang bekerja di Dinas kesehatan. Sebetulnya perbedaan (kebijakan) ini tidak terbatas pada sanitarian, namun juga pada fungsional lain. Keberadaan tenaga fungisonal tidak menjadi masalah jika dia […] Continue reading →

Perilaku Buang Air Besar

 Macam Perilaku Buang Air Besar Masyarakat Buang Air Besar merupakan bagian yang penting dari ilmu perilaku dan kesehatan masyarakat. Pembuangan tinja yang memenuhi syarat merupakan suatu kebutuhan kesehatan masyarakat, yang selalu bermasalah (setidaknya sampai saat ini), diakibatkan perilaku Buang Air Besar yang tidak sehat. Perilaku Buang Air Besar yang tidak sehat ini misalnya Buang Air […] Continue reading →