About kesmas

Website:
kesmas has written 706 articles so far, you can find them below.

Epidemiologi dan Resiko Tuberkulosis

 Faktor Penyebab dan Risiko Tuberkulosis Tuberkulosis adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP). Terdapat dua jenis bakteri ini, yaitu Mycobacterium tuberkulosis, Mycobacterium bovis dan Mycobacterium arifacum. […] Continue reading →

Jabatan Fungsional Epidemiologi

Dasar Hukum dan Unsur Penilaian Angka Kredit Fungsional Epidemiologi Menurut pengertian umum yang kita ketahui selama ini, Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang distribusi, frekuensi, dan determinan penyakit pada populasi. Termasuk dalam pengertian ini Distribusi berdaasarkan  Orang, tempat, waktu. Sedangkan pengertian Frekuensi, merupakan ukuran frekuensi termasuk Insiden dan atau prevalen. Pengertian Determinan merupakan faktor risiko, […] Continue reading →

Penyelidikan Epidemiologi MERS-COV

Penyelidikan Epidemiologi Dan Penanggulangan KLB MERS-COV Apabila ditemukan 1 kasus MERS-CoV konfirmasi maka dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa, dan dilakukan penyelidikan epidemiologi lebih lanjut serta pengendalian sesuai hasil penyelidikan. Tujuan Penyelidikan Epidemiologi KLB Mengetahui besar masalah KLB dan mencegah penyebaran yang lebih luas. Sedangkan tujuan Khusus, antara lain: Mengetahui karakteristik epidemiologi, klinis dan virus. Mengidentifikasi […] Continue reading →

Karakteristik Aedes Aegyti

Demam Derdarah dan Kakteristik Nyamuk Aedes Aegypti Masalah yang selalu menghantui kita setiap tahun, khususnya jajaran kesehatan dan publik health community, adalah penyakit demam berdarah. Penyakit yang pertama kali ditemukan 1968 di Surabaya dan Jakarta ini, hampir setiap tahun menjadi primadonoa Kejadian Luar Biasa (KLB DBD), walupun tahun 2011 ini terjadi penurunan signifikan dibandingkan tahun […] Continue reading →

Klinik Sanitasi

Tujuan, Sasaran dan Strategi Program Klinik Sanitasi Puskesmas Sebetulnya program Klinik Sanitasi sudah mulai diperkenalkan dan dilaksanakan sejak tahun 2003. Namun dibanyak tempat program ini seperti jalan di tempat, tanpa tanda-tanda kehidupan, dengan segudang permasalahan dan alasan. Jikapun ada, dibanyak tempat, kegiatan klinik sanitasi seperti bergerak tanpa esensi, dan sebatas sekedar gerakan diatas kertas. Untuk […] Continue reading →

Sanitasi Makanan Jajanan

Cheklist Penilaian Sanitasi Makmin Jajanan Sekolah Beberapa dasar hukum yang digunakan terkait makanan jajanan pada anak sekolah ini diantaranya adalah : Permenkes RI  942/MENKES/SK/VII/2003 Tentang Pedoman Persyaratan Hygiene Sanitasi Makanan Jajanan. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indones Nomor 715/MENKES/SK/V/2003  Tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi Jasaboga Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia  Nomor 1098/MENKES/SK/VII/2003 Tentang Syaratan Hygiene Sanitasi Rumah […] Continue reading →

Kesehatan Lingkungan Pasar

Syarat Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Pasar Pasar adalah suatu tempat bertemunya penjual dengan pembeli, dimana penjual dapat memperagakan barang dagangannya dan membayar restribusi. Pasar merupakan salah satu tempat umum yang sering dikunjungi oleh masyarakat, sehingga memungkinkan terjadinya penularan penyakit baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perantaraan vektor seperti lalat . Sanitasi pasar adalah usaha […] Continue reading →

Implementasi Kegiatan Pelayanan Nutrisionis

Implementasi Kegiatan Pelayanan Nutrisionis Technorati Tags: Jabfung Nutrisionis,Angka Kredit Jabfung Nutrisionis,Pelayanan Gizi Masyarakat Permasalahan gizi di Indonesia semakin kompleks seiring terjadinya transisi epidemiologis. Berbagai permasalahan gizi kurang, menunjukkan angka penurunan seperti prevalensi Kurang Energi Protein (KEP) sementara itu di lain pihak masalah gizi lebih dan penyakit degenaratif justru menunjukkan peningkatan bahkan dari laporan terakhir masalah […] Continue reading →

Prosedur Pelacakan kasus AFP

 Prosedur Pelacakan dan Pengiriman Specimen kasus AFP Untuk meningkatkan sensitifitas penemuan kasus polio, maka pengamatan dilakukan pada semua kelumpuhan yang terjadi secara akut dan sifatnya flaccid (layuh), seperti sifat kelumpuhan pada poliomielitis. Penyakit-penyakit ini—yang mempunyai sifat kelumpuhan seperti poliomielitis—disebut kasus Acute Flaccid Paralysis (AFP) dan pengamatannya disebut sebagai Surveilans AFP (SAFP). Surveilans AFP adalah pengamatan […] Continue reading →

Indikator Kabupaten/Kota Sehat

 Indikator dan Dasar Hukum Pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Sehat Bagi rekan praktisi Public Health mungkin sudah paham dengan program unggulan yang sudah menjadi agenda dua tahunan Depkes, program Kabupaten/Kota Sehat. Program ini mencoba mengakomodasi dan mengkoordinasikan berbagai program di tingkat Kabupaten  dan Kota (dengan peran aktif masyarakat) sehingga dapat sinkron dan menjelma menjadi daya ungkit besar […] Continue reading →