Archives for 

Gizi Masyarakat

Surveilans Gizi pada Wilayah Bencana

Perhitungan Kebutuhan dan Masalah Gizi pada Wilayah Darurat Bencana Pada tahap awal untuk melakukan penghitungan kebutuhan dan masalah pada daerah bencana berupa kegiatan Registrasi pengungsi. Registrasi ini harus segera dilakukan, karena sangat penting untuk mengetahui jumlah kepala keluarga, jumlah jiwa, jenis kelamin, usia dan kelompok rawan (seperti balita, bumil, buteki, dan usila). Selain beberapa data […] Continue reading →

Penyebab Anemia Pada Bumil

Penyebab dan Penentuan Anemia Pada Ibu Hamil Anemia adalah masalah maternal yang signifikan selama kehamilan. Kadar hemoglobin yang kurang dari 11 g/dL atau hematokrit yang kurang dari 33% hendaknya dievaluasi dan diterapi untuk menghindari transfusi darah dan komplikasinya. Anemia ibu hamil merupakan kondisi dimana sel darah merah menurun atau menurunnya kadar Hb dalam darah ibu […] Continue reading →

Jenis Kontaminasi Makanan

Kontaminan dan Mekanisme Pencemaran Makanan Makanan yang terkontaminasi dapat menimbulkan gejala penyakit baik infeksi maupun keracunan. Kontaminasi makanan adalah terdapatnya bahan atau organisme berbahaya dalam makanan secara tidak sengaja. Bahan atau organisme disebut kontaminan. Terdapatnya kontaminan dalam makanan dapat terjadi melalui 2 (dua) cara yaitu kontaminasi langsung dan tidak langsung atau kontaminasi silang. Kontaminasi langsung […] Continue reading →

Jabatan Fungsional Nutrisionis

 Dasar Hukum dan Unsur Penilaian Jabfung Nutrisionis Dasar hukum jabfung Nutrisionis adalah Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur negara nomor 23/KEP/M.PAN/4/2001 tanggal 4 April 2001  Tentang Jabatan Fungsional  Nutrisionis. Sesuai keputusan tersebut yang dimaksud Nutrisionis  adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan teknis fungsional […] Continue reading →

Standar Keamanan Rumah Makan dan Restoran

 Sertifikat Laik Sehat dan Standar Keamanan Rumah makan dan Restoran Dewasa ini masalah keamanan pangan sudah merupakan masalah global, sehingga mendapat perhatian utama dalam penetapan kebijakan kesehatan masyarakat. Letusan penyakit akibat pangan (foodborne disease) dan kejadian¬kejadian pencemaran pangan terjadi tidak hanya di berbagai negara berkembang dimana kondisi sanitasi dan higiene umumnya buruk, tetapi juga di […] Continue reading →

Asam Urat

Penyakit Asam Urat, Penyebab dan cara Mencegahnya Indonesia disamping bermasalah serius dengan politik dan sosial, juga pada masalah gizi. Masalah gizi di Indonesia kita kenal diantaranya dengan istilah double burden atau beban ganda, yaitu bahwa kita masih berkutat pada masalah malnutrition, disisi lain kita juga menghadapai masalah gizi lebih. Masalah gizi lebih muncul kepermukaan, antara […] Continue reading →

Surveilans Epidemiologi Gizi Buruk

Malnutrition Surveilans Procedure Pengertian dan Dasar Pelaksanaan Surveilans Gizi Buruk Berbagai penelitian menunjukkan dampak serius masalah gizi buruk terhadap kesehatan, bahkan terhadap kelangsungan hidup suatu bangsa. Dampak jangka pendek gizi buruk terhadap perkembangan anak antara lain anak menjadi apatis, mengalami gangguan bicara serta gangguan perkembangan lain. Sementara dampak jangka panjang berupa penurunan skor intelligence quotient (IQ), penurunan perkembangan […] Continue reading →

Tatalaksana Gizi Buruk

Prosedur Tatalaksana Balita Gizi Buruk Pusat pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit, jugs kegiatan yang bersifat kuratif dan rehabilitatif. Upaya kesehatan wajib di puskesmas yaitu promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan ibu dan anak termasuk keluarga berencana, perbaikan gizi dan pemberantasan penyakit menular. Sedangkan kegiatan penanggulangan balita gizi buruk di […] Continue reading →

Prosedur dan Tatalaksana Balita Gizi Buruk

 Tatalaksana Balita Gizi Buruk di Puskesmas  Pusat pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit, jugs kegiatan yang bersifat kuratif dan rehabilitatif. Upaya kesehatan wajib di puskesmas yaitu promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan ibu dan anak termasuk keluarga berencana, perbaikan gizi dan pemberantasan penyakit menular. Sedangkan kegiatan penanggulangan balita gizi buruk di […] Continue reading →

Penghambat Absorbi Zat Besi

Faktor yang Mempengaruhi absorbi zat besi dalam Tubuh Faktor yang mempengaruhi absorbsi besi dalam tubuh adalah bentuk besi, asam organik, asam fitat, tanin, dan tingkat keasaman lambung. Selain itu, faktor-faktor lainnya adalah faktor intrinsik dan kebutuhan tubuh. Diperkirakan 5 15% besi makanan diabsorbsi oleh orang dewasa yang berada dalam status besi yang baik. Bentuk besi […] Continue reading →