Archives for 

Sanitarian Guide

Komponen Septic Tank

 Komponen Septic Tank dan Fungsinya Sebagai seorang yang berprofesi sebagai sanitarian atau kesehatan masyarakat, tentu akan sangat akrab dengan kata septic tank. Bahkan dahulu diawal melakoni pendidikan kesehatan lingkungan (saat ospek) nama ini dijadikan nama identitas, disamping nama-nama trend lainnya seperti bowl, jetting, dan lain-lain,  sehingga sekarangpun nama itu seakan telah menjadi trade mark sanitarian […] Continue reading →

Seri Pengolahan Limbah cair

 Proses Pengolahan Limbah Cair Pengolahan limbah bertujuan mempercepat proses alami pada suatu unit pengolah limbah sehingga kondisi dapat terkontrol. Proses ini  brfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan bahan-bahan polutan dalam limbah. Sesuai dengan karakteristiknya, pengolahan limbah dapat diklasifikasikan sebagai pengolahan secara fisik, kimia dan biologi, sedangkan unit pengolahannya juga dikelompokan sebagai unit pengolahan fisika, kimia dan […] Continue reading →

Standar Sanitasi Alat Makan

 Faktor Alat Makan sebagai Media Penularan Penyakit pada Makanan Menurut Petunjuk Pemeriksaan Mikrobiologi Usap Alat Makan dan Masak, Pusat Laboratorium Kesehatan Depkes RI, 1991, salah satu sumber penularan penyakit dan penyebab terjadinya keracunan makanan adalah makanan dan minuman yang tidak memenuhi syarat higiene. Keadaan higiene makanan dan minuman antara lain dipengaruhi oleh higiene alat masak […] Continue reading →

Karakteristik air Limbah

 Karakteristik Fisik dan Kimia Air Limbah yang Penting Menurut Djabu (1990), air limbah adalah air yang bercampur zat padat (dissolved dan suspended) yang berasal dari kegiatan rumah tangga, pertanian, perdagangan dan industri. Air limbah industri dapat menjadi salah satu penyebab air tercemar jika tidak diolah sebelum dibuang ke badan air. Sementara terkait dengan air limbah […] Continue reading →

Pengolahan Limbah Non Medis

 Pengumpulan, Pengangkutan, dan Penyimpanan Limbah Padat non Medis Rumah Sakit Limbah non medis adalah limbah padat yang dihasilkan dari kegiatan diluar medis di rumah sakit / fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, yang berasal dari dapur, perkantoran, taman dan halaman yang dapat dimanfaatkan kembali apabila ada teknologi. Penyimpanannya pada tempat sampah berplastik hitam. Tahap pengolahan limbah padat […] Continue reading →

Kode Etik Sanitarian

 Kewajiban dan Kode Etik Sanitarian Apabila kita telah memilih Sanitrarian sebagai sebuah profesi, maka sebagai seorang sanitarain dalam melaksanakan hak dan kewajibannya harus senantiasa dilandasi oleh kode etik serta harus selalu menjujung tinggi ketentuan yang dicanangkan oleh profesi. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya harus selalu berpedoman pada standar kompetensi. Sedangkan standar kompetensi itu sendiri harus […] Continue reading →

Masalah Sanitasi di Indonesia

 Beberapa Masalah Sanitasi di Indonesia Pengertian sanitasi menurut Ehler dan Steel (2000) adalah sebagai usaha untuk mencegah penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai penularan penyakit tersebut. Sementara menurut Riyadi (1984), sanitasi lingkungan adalah prinsip-prinsip untuk meniadakan atau setidak-tidaknya menguasai faktor-faktor lingkungan yang dapat menimbulkan penyakit, melalui  kegiatan-kegiatan  untuk mengendalikan  […] Continue reading →

Standar Pembuangan Tinja

 Standar dan Syarat Pembuangan Tinja Akses masyarakat terhadap sarana sanitasi khususnya jamban, saat ini masih jauh dari harapan. Berbagai kampanye dan program telah banyak dilakukan, terakhir dengan pemberlakuan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Berbagai upaya tersebut sebetulnya bermuara pada terpenuhinya akses sanitasi masyarakat, khususnya jamban. Namun akses tersebut selain berbicara kuantitas yang terpenting adalah […] Continue reading →

Epidemiologi Salmonella

 Ciri-ciri, Habitat, Infeksi, Patogenitas,dan cara Penularan Salmonella Salmonella adalah bakteri gram negatif batang yang tidak berspora, tidak berkapsul, dan bergerak dengan flagella. Bakteri tersebut dapat tumbuh optimal dalam suhu 360C-370C. Spesimen yang dapat ditumbuhi bakteri Salmonella, antara lain darah, feses, urin, cairan serebrospinal makanan, minuman, dan air (Soemarno, 2000). Salmonella adalah penyebab utama dari penyakit […] Continue reading →

Peralatan Pengukur Faktor Lingkungan Pada Surveilans Vektor

 Peralatan untuk mengukur faktor-faktor lingkungan surveilans vektor Berikut beberapa peralatan untuk surveilans vektor khususnya nyamuk menurut Permenkes 374/MENKES/PER/III/2010 Tentang Pengendalian Vektor. Peralatan tersebut dipergunakan untuk mengukur faktor lingkungan yang mempunyai pengaruh terhadap populasi vektor seperti suhu, kelembaban, kadar garam di tempat perindukkan, PH, kecepatan angin, curah hujan dan ketinggian. Jenis-jenis peralatan yang biasa dipergunakan untuk […] Continue reading →