Epidemiologi Penyakit Diare

 Klasifikasi, Penyebab, dan Cara Penularan Diare Salah satu penyakit menular yang terkait erat dengan sanitasi lingkungan, khususnya pada akses pada jamban dan air bersih adalah penyakit Diare. Bahkan penyakit diare seakan menjadi identik dengan Negara berkembang, dengan kemiskinan, dengan slum area. Banyak Kejadian Luar Biasa (KLB) terjadi karena penyakit diare, sehingga penyakit ini menjadi salah […] Continue reading →

Epidemiologi Schistosomiasis

Epidemiologi  Schistosomiasis di Indonesia Schistosomiasis adalah penyakit parasit kronis yang menginfeksi  lebih dari 200 juta orang di 74 negara di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang, menyebabkan sekitar 20.000 kematian per tahun. Schistosomes juga penyakit patogen penting bagi beberapa spesies hewan domestik dan menyebabkan kerugian ekonomi di daerah endemik. Penyakit ini terkait dengan produksi harian […] Continue reading →

Penyebab Penyakit Kecacingan

 Penyebab Umum Penyakit Kecacingan Menurut WHO (2007), penyakit kecacingan merupakan jenis penyakit parasitik yang termasuk ke dalam neglected diseases, merupakan penyakit tersembunyi atau silent diseases, dan kurang terpantau oleh petugas kesehatan. Sementara menurut Sudomo (2008), kecacingan merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat namun kurang mendapat perhatian (neglected diseases). […] Continue reading →

Laik Sehat Rumah Makan dan Restoran

Standar Keamanan Rumah Makan dan Restoran Dewasa ini masalah keamanan pangan sudah merupakan masalah global, sehingga mendapat perhatian utama dalam penetapan kebijakan kesehatan masyarakat. Letusan penyakit akibat pangan (foodborne disease) dan kejadian¬kejadian pencemaran pangan terjadi tidak hanya di berbagai negara berkembang dimana kondisi sanitasi dan higiene umumnya buruk, tetapi juga di negara-negara maju. Diperkirakan satu […] Continue reading →

Standar Sanitasi Susu

Beberapa Faktor yang Harus Diperhatikan Pada Pelaksanaan Sanitasi Susu Jika dilingkungan kerja rekan-rekan Sanitarian terdapat koperasi atau usaha pemerahan susu atau pengolahan hasil ternak berupa susu, berikut kami tuliskan beberapa informasi terkait susu dan sanitasi susu. Informasi ini hanya sebagian kecil saja, sehingga untuk memperdalam hal-hal terkait susu dan hasil olahannya serta teknik sanitasi yang […] Continue reading →

Standar Sanitasi Jamban

Kriteria, Standard, dan Komponen Sanitasi Jamban Sanitasi sesuai nomenklatur MDGs adalah pembuangan tinja. Termasuk dalam pengertian ini  meliputi jenis pemakaian atau penggunaan tempat buang air besar, jenis kloset yang digunakan dan jenis tempat pembuangan akhir tinja. Sedangkan kriteria akses terhadap sanitasi layak jika penggunaan fasilitas tempat BAB milik sendiri atau bersama, jenis kloset yang digunakan […] Continue reading →

Standar Laik Sehat Kantin

Persyaratan Lain Hygiene dan Sanitasi Penjamah Makanan Pada Laik Hygiene Kantin Makanan selain mutlak bermanfaat, juga dapat sebagai media penularan penyakit dan masalah kesehatan. Kondisi ini dapat terjadi, baik secara alamiah (include dalam makanan) maupun masuk dari luar, seperti makanan menjadi beracun karena tercemar mikroba. Beberapa defenisi atau pengertian makanan, diantaranya : Makanan adalah bahan […] Continue reading →

Resistensi Obat Malaria

Resistensi Plasmodium terhadap Obat Anti Malaria Penyakit malaria  disebabkan oleh protozoa genus plasmodium bentuk aseksual, yang masuk ke dalam tubuh manusia dan ditularkan oleh nyamuk Anhopeles betina. Menurut data terdapat sekitar 400 spesies nyamuk anopheles di dunia, tetapi hanya 60 spesies berperan sebagai vektor malaria alami. Di Indonesia, ditemukan 80 spesies nyamuk Anopheles tetapi hanya […] Continue reading →

Sanitasi Haji

Penyehatan Lingkungan dan Sanitasi Makanan pada Penyelenggaraan Haji Satu lagi obyek dan sasaran inspeksi sanitasi yang perlu diketahui rekan-rekan Sanitarian adalah Sanitasi Haji. Mungkin diantara rekan Sanitarian sudah pernah bertugas sebagai Petugas sanitasi surveilans pada pelaksanaan Haji ini. Saya percaya walaupun belum pernah bertugas sebagai petugas jenis ini, banyak rekan Sanitarian dan Surveilance lyang Muslim) […] Continue reading →

Standar penilaian Kualitas Udara Ruang

 Komponen Standar Penilaian Kualitas Udara dalam Ruang Terdapat beberapa komponen kualitas fisik udara dalam ruangan. Beberapa parameter kualitas udara dalam ruangan antara lain meliputi suhu/temperatur udara, kelembaban udara, kecepatan aliran udara, kebersihan udara, bau, kualitas ventilasi, pencahayaan, kadar debu / partikulat ( respirable suspended perticulate). Suhu/Temperatur Udara Suhu udara sangat berperan terhadap kenyamanan kerja. Sebagaimana […] Continue reading →