Nutrisi Zat Besi

Hubungan Status Gizi dengan Zat besi Status gizi dipengaruhi oleh PMT-P dan asupan energi, protein dan zat besi yang diperlukan untuk sintesis hemoglobine. Zat besi merupakan mikro mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia dan hewan, yaitu sebanyak 3-5 mg dalam tubuh manusia dewasa. Besi mempunyai fungsi esensial sebagai alat untuk mengangkut oksigen dari […] Continue reading →

Perilaku Sanitasi Penjamah Makanan

Faktor Perilaku Penjamah Makanan Pada Laik Hygiene Kantin Makanan selain mutlak bermanfaat, juga dapat sebagai media penularan penyakit dan masalah kesehatan. Kondisi ini dapat terjadi, baik secara alamiah (include dalam makanan) maupun masuk dari luar, seperti makanan menjadi beracun karena tercemar mikroba. Beberapa defenisi atau pengertian makanan, diantaranya : Makanan adalah bahan selain obat yang […] Continue reading →

Surveilans Cacar Monyet (Monkeypox)

Perbedaan Monkeypox, Variola, dan Varicella, dan ceklist surveilans Cacar Monyet Penyakit menular re-emerging yang saat ini viral adalah Cacar Monyet (Monkeypox). Mengalahkan polio di Papua New Guinea. Atau leptospirosis yang trend nya sudah mulai re-emerging di beberapa wilayah. Jika terjadi suspek  Monkeypox, petugas surveilans dituntut mampu melakukan pelacakan kasus secara benar sesuai standard. Berdasarkan karakteristik, […] Continue reading →

Limbah Medis dan Kesehatan

Limbah Rumah Sakit dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan dan Lingkungan   Limbah yang dihasilkan oleh kegiatan sarana pelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit, bila tidak ditangani dengan benar akan dapat mencemari lingkungan. Berbagai upaya penting dilakukan, sehingga pengelolaan limbah rumah sakit dapat dilakukan optimal, sehingga masyarakat dapat terlindungi dari bahaya pencemaran lingkungan dan penyakit menular yang bersumber […] Continue reading →

Dampak Kesehatan Cacing Cambuk

Soil Transmitted Helminth Karena Cacing Cambuk (Trichuris trichiura) Soil Transmitted Helminth (STH) adalah cacing yang dalam siklus hidupnya memerlukan stadium di tanah yang sesuai untuk berkembang menjadi bentuk infektif bagi manusia. Jenis STH yang paling penting yang penularannya melalui lalat sebagai vektor mekanik adalah Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura. Kedua jenis cacing ini termasuk dalam […] Continue reading →

Deklarasi ODF Tingkat Desa

 Deklarasi ODF Desa Sukorejo Kec. Pasrujambe Lumajang Tahun 2011 ini Gerakan Sanitasi Total Berbasi Masyarakat (STBM) di Kabupaten Lumajang diawali dengan Deklarasi ODF di Desa Sukorejo Kec. Pasrujambe. Deklarasi yang dipusatkan di Balai Desa Sukorejo ini secara simbolis sekaligus sebagai Deklarasi ODF Desa Pagowan dan Karanganom di kecamatan yang sama. Selain Deklarasi ODF, acara ini […] Continue reading →

Fogging dan Resistensi Nyamuk

Pelaksanaan Fogging dan dampak Resistensi Aedes Aegypti Terhadap Insektisida Sebagaimana kita ketahui, usaha pengendalian dan pemberantasan vektor demam berdarah telah banyak dilakukan. Selain dengan menerapkan usaha pemberantasan sarang nyamuk (PSN), juga dilakukan fogging untuk memutus mata rantai penularan DBD.  Fogging dimaksudkan sebagai upaya membasmi nyamuk dewasa (aedes aegyti). Di pasaran, saat ini, salah satu jenis […] Continue reading →

Sanitasi Alat Makan

Tahap Sanitasi Alat Makan dan Pencegahan Kontaminasi Makanan Salah satu sumber penularan penyakit dan penyebab terjadinya keracunan makanan adalah makanan dan minuman yang tidak memenuhi syarat higiene. Keadaan higiene makanan dan minuman antara lain dipengaruhi oleh higiene alat masak dan alat makan yang dipergunakan dalam proses penyediaan makanan dan minuman. Alat masak dan alat makan […] Continue reading →

Manfaat Penting Imunisasi Hepatitis B

Fungsi Imunisasi Hepatitis B pada Anak Masalah klasik di Indonesia terkait kesehatan anak adalah malnutrition dan penyakit infeksi. Kedua masalah ini sering kali selalu terkait. Terkait penyakit menular, beberapa usaha dapat dilakukan untuk pemecahannya, selain dengan melakukan kontrol sumber infeksi dengan usaha memutuskan mata rantai penularan, juga dapat dilakukan dengan usaha pencegahan dengan memberikan imunisasi. […] Continue reading →

Surveilans Kematian Maternal

Surveilans Epidemiologi Kematian Ibu Diantara beberapa tujuan dan indikator Millenium Development Goals (MDGs), penurunan angka kematian ibu di Indonesia masih sangat lambat bergerak. Berdasarkan data, angka kematian ibu melahirkan tidak mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir. Berdasarkan target 102 kematian per 100.000 kelahiran pada tahun 2015, angka kematian ibu saat ini masih pada angka 228 […] Continue reading →