Surveilans Kematian Maternal

Surveilans Epidemiologi Kematian Ibu Diantara beberapa tujuan dan indikator Millenium Development Goals (MDGs), penurunan angka kematian ibu di Indonesia masih sangat lambat bergerak. Berdasarkan data, angka kematian ibu melahirkan tidak mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir. Berdasarkan target 102 kematian per 100.000 kelahiran pada tahun 2015, angka kematian ibu saat ini masih pada angka 228 […] Continue reading →

Perilaku Buang Air Besar

 Macam Perilaku Buang Air Besar Masyarakat Buang Air Besar merupakan bagian yang penting dari ilmu perilaku dan kesehatan masyarakat. Pembuangan tinja yang memenuhi syarat merupakan suatu kebutuhan kesehatan masyarakat, yang selalu bermasalah (setidaknya sampai saat ini), diakibatkan perilaku Buang Air Besar yang tidak sehat. Perilaku Buang Air Besar yang tidak sehat ini misalnya Buang Air […] Continue reading →

Food Borne Disease

Peran Makanan dalam Penularan Berbagai Penyakit Penularan penyakit melalui makanan (food borne disease) dapat digolongkan menjadi food infection dan food poisoning, sebagai berikut : Food Infection: Adalah masuknya mikroorganisme dalam makanan, berkembang biak sangat banyak dan dimakan orang dimana mikroorganisme tersebut menyebabkan sakit. Jenis-jenis mikroorganisme yang paling sering Salmonella, Shigella, E. coli, Vibrio cholerae, Vibrio […] Continue reading →

Pedoman Pengendalian Demam Chikungunya

Epidemiologi, Strategi, Etiologi, Vektor, Habitat, Penyebaran, Faktor Resiko, dan Mekanisme Penularan Chikungunya Terdapat buku Pedoman Pengendalian Demam Chikungunya (Edisi 2) yang diterbitkan Kementerian Kesehatan RI tahun 2012. beberapa hal dijelaskan pada buku pedoman ini, sebagai berikut: Demam Chikungunya merupakan salah satu penyakit potensial wabah, karena faktor kecepatan penyebaran sehingga menimbulkan keresahan dan menurunnya produktivitas pada […] Continue reading →

Hoax Autisme pada Imunisasi MR

Kampanye, Siapkan Introduksi MR pada Program Imunisasi Rutin Saat ini sosialisasi kampanye imunisasi measles rubella (MR) mulai gencar dilakukan. Berbagai media baik cetak, televisi, maupun online, menayangkan kegiatan besar ini. Beberapa tokoh dijadikan model sosialisasi. Berbagai pesan penting disampaian, berisi tujuan, sasaran, maupun waktu kampanye diinformasikan secara gamblang kepada masyarakat. Bahkan direncanakan seluruh provider dan […] Continue reading →

Sanitasi Pondok Pesantren

 Standar Sanitasi Pondok Pesantren Pondok pesantren, selain dikenal sebagai wahana tempat belajar santri dan santriwati dalam mendalami ilmu agama Islam, namun ponpes selama ini juga dikenal bermasalah dari aspek sanitasi. Berbagai penyakit berbasis lingkungan yang umum sering menjadi masalah di Ponpes seperti kudis, diare, ISPA, disebabkan oleh lingkungan yang kurang sehat di Pondok Pesantren (Ponpes). […] Continue reading →

Tatalaksana Inisiasi Menyusu Dini

Tahap dan Tatalaksana Inisiasi Menyusu Dini Air Susu Ibu biasanya diberikan 30 menit setelah kelahiran bayi. Sedangkan kolostrum merupakan salah satu kandungan ASI yang sangat penting yang keluar 4 -6 hari pertama. Kolostrum berupa cairan yang agak kental dan kasar serta berwarna kekuning-kuningan terdiri dari banyak mineral (natrium, kalium, dan klorida) vitamin A, serta zat-zat […] Continue reading →

Bahaya Anemia Bagi Balita

Pengertian dan Bahaya Anemia Zat Besi Bagi Balita Anemia merupakan keadaan dimana terjadi penurunan kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari nilai normal untuk kelompok tertentu didasarkan atas umur dan jenis kelamin. Kadar haemoglobin pada Balita sebesar 11 gram %. Terdapat tiga tingkatan defisiensi besi, yaitu  (Gibson, 1990)  :Hilangnya Zat Besi (Iron Depletion). […] Continue reading →

Keperawatan Profesional

Model Praktek Keperawatan Profesional Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kinerja keperawatan pada umumnya belum memenuhi standar asuhan keperawatan (rata-rata maasih bernilai cukup), terutama dalam hal pengkajian keperawatan, perumusan diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Beberapa faktor ditengarai dapat berpengaruh terhadap kinerja perawat, seperti insentif, motivasi, disiplin kerja, lingkungan kerja, kompetensi, serta beban kerja. Model praktek keperawatan profesional […] Continue reading →

Syarat Sanitasi Rumah Makan

Standar Persyaratan Sanitasi Rumah Makan dan Restoran Dasar hukum yang digunakan dalam upaya hygiene sanitasi rumah makan dan restoran adalah Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1098/MENKES/SK/VII/2003 tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran. Rumah makan/restoran merupakan salah satu jasa boga yang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman bagi kepentingan umum. Menurut Kepmenkes diatas […] Continue reading →