Perilaku Buang Air Besar

 Macam Perilaku Buang Air Besar Masyarakat Buang Air Besar merupakan bagian yang penting dari ilmu perilaku dan kesehatan masyarakat. Pembuangan tinja yang memenuhi syarat merupakan suatu kebutuhan kesehatan masyarakat, yang selalu bermasalah (setidaknya sampai saat ini), diakibatkan perilaku Buang Air Besar yang tidak sehat. Perilaku Buang Air Besar yang tidak sehat ini misalnya Buang Air […] Continue reading →

Epidemiologi dan Resiko Tuberkulosis

 Faktor Penyebab dan Risiko Tuberkulosis Tuberkulosis adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP). Terdapat dua jenis bakteri ini, yaitu Mycobacterium tuberkulosis, Mycobacterium bovis dan Mycobacterium arifacum. […] Continue reading →

Penyelidikan Epidemiologi MERS-COV

Penyelidikan Epidemiologi Dan Penanggulangan KLB MERS-COV Apabila ditemukan 1 kasus MERS-CoV konfirmasi maka dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa, dan dilakukan penyelidikan epidemiologi lebih lanjut serta pengendalian sesuai hasil penyelidikan. Tujuan Penyelidikan Epidemiologi KLB Mengetahui besar masalah KLB dan mencegah penyebaran yang lebih luas. Sedangkan tujuan Khusus, antara lain: Mengetahui karakteristik epidemiologi, klinis dan virus. Mengidentifikasi […] Continue reading →

Kriteria Warung Makan Sehat

 Pengertian dan Batasan Warung Makan Saat ini makanan tidak lagi dipandang hanya sebagai sumber kalori, protein, vitamin dan mineral. Lebih dari itu zat-zat yang terkandung dalam makanan yang bermutu tinggi dapat berperan besar dalam meningkatkan ketajaman daya pikir dan kecerdasan, serta penting artinya bagi kepekaan kita terhadap rasa seni, budaya, keindahan serta religi. Pangan tidak […] Continue reading →

Detail Unsur Kegiatan Jabfung Perawat

 Unsur Penilaian Angka Kredit Jabfung Perawat Perawat termasuk dalam rumpun kesehatan berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional pelayanan keperawatan yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan pada sarana kesehatan.  Sedangkan tugas pokok perawat antara lain memberikan pelayanan berupa asuhan keperawatan atau kesehatan kepada individu, keluarga kelompok dan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan penyakit, […] Continue reading →

Beda Backlog Fighting dan DOFU

Pengertian Backlog fighting dan DOFU pada Program imunisasi Menjawab beberapa pertanyaan pembaca pada kolom “form pesan” website ini, berikut kita diskusikan pengertian Backlog fighting atau penyulaman dan Drop Out Follow Up (DOFU), sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Imunisasi. Sebagaimana kita pahami, cakupan imunisasi rutin yang rendah, menjadi pemicu […] Continue reading →

Karakteristik Aedes Aegyti

Demam Derdarah dan Kakteristik Nyamuk Aedes Aegypti Masalah yang selalu menghantui kita setiap tahun, khususnya jajaran kesehatan dan publik health community, adalah penyakit demam berdarah. Penyakit yang pertama kali ditemukan 1968 di Surabaya dan Jakarta ini, hampir setiap tahun menjadi primadonoa Kejadian Luar Biasa (KLB DBD), walupun tahun 2011 ini terjadi penurunan signifikan dibandingkan tahun […] Continue reading →

Kesehatan Lingkungan Pasar

Syarat Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Pasar Pasar adalah suatu tempat bertemunya penjual dengan pembeli, dimana penjual dapat memperagakan barang dagangannya dan membayar restribusi. Pasar merupakan salah satu tempat umum yang sering dikunjungi oleh masyarakat, sehingga memungkinkan terjadinya penularan penyakit baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perantaraan vektor seperti lalat . Sanitasi pasar adalah usaha […] Continue reading →

Implementasi Kegiatan Pelayanan Nutrisionis

Implementasi Kegiatan Pelayanan Nutrisionis Technorati Tags: Jabfung Nutrisionis,Angka Kredit Jabfung Nutrisionis,Pelayanan Gizi Masyarakat Permasalahan gizi di Indonesia semakin kompleks seiring terjadinya transisi epidemiologis. Berbagai permasalahan gizi kurang, menunjukkan angka penurunan seperti prevalensi Kurang Energi Protein (KEP) sementara itu di lain pihak masalah gizi lebih dan penyakit degenaratif justru menunjukkan peningkatan bahkan dari laporan terakhir masalah […] Continue reading →

ORI Sporadis dan Partial ?

ORI, SOP, dan kepastian harus berapa kali diimunisasi Tahun 2018 ditandai dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit difteri di seluruh wilayah Jawa Timur. Sebagai respon standar KLB tersebut kemudian dilaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI). Dilakukan dengan mengimunisasi seluruh sasaran usia 1 s/d 19 tahun. Tuntas tiga kali. Seluruh potensi sumber daya bergerak. Digerakkan menuju satu […] Continue reading →