Kualitas Mikrobiologis Air bersih

 Standar Kualitas Bakteriologis Air Bersih dan Resiko Kesehatannya Kualitas air bersih ditentukan oleh faktor-faktor kimia, fisika, maupun bakteriologis. Faktor-faktor tersebut secara alami maupun karena campur tangan manusia, misalnya karena pencemaran karena kegiatan pada lingkungan, akan menentukan kualitas air bersih. Sebagaimana kenyataan bahwa air jernih belum tentu bersih. Secara alami air bersih yang dihasilkan mata air […] Continue reading →

Pengolahan Limbah Tapioka

 Pengolahan Limbah Padat Tapioka Secara umum, pengelolaan limbah dapat dilakukan dengan cara pengurangan sumber, penggunaan kembali, pemanfaatan, pengolahan, dan pembuangan. Banyak jenis limbah dapat dimanfaatkan kembali melalui daur ulang atau dikonversikan ke produk lain yang berguna. Pada dasarnya limbah dapat mengalami perubahan secara biologis sehingga dapat dikonversikan ke produk lain seperti energi, pangan, pakan, pupuk […] Continue reading →

Download Permenkes Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pemberian Sertifikat Vaksinasi Internasional

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pemberian Sertifikat Vaksinasi Internasional Salah satu pertimbangan dikeluarkannya Permenkes ini, bahwa beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 58 Tahun 2013 tentang Pemberian Sertifikat Vaksinasi Internasional perlu disesuaikan dengan kebutuhan peningkatan akses pelayanan kepada masyarakat. Pada Bab Ketentuan Umum (Pasal 1), beberapa pengertian dijelaskan, diantaranya […] Continue reading →

Download Permenkes Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Imunisasi

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Imunisasi Salah satu pertimbangan diperbaharuinya Permenkes dinyatakan  bahwa Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 42 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Imunisasi perlu disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan hukum. Dengan diberlakukanyya Permenkes Nomor 12 Tahun 2017  Tentang  Penyelenggaraan Imunisasi, maka Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 42 Tahun 2013 tentang […] Continue reading →

Kode Etik Sanitarian

 Kewajiban dan Kode Etik Sanitarian Apabila kita telah memilih Sanitrarian sebagai sebuah profesi, maka sebagai seorang sanitarain dalam melaksanakan hak dan kewajibannya harus senantiasa dilandasi oleh kode etik serta harus selalu menjujung tinggi ketentuan yang dicanangkan oleh profesi. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya harus selalu berpedoman pada standar kompetensi. Sedangkan standar kompetensi itu sendiri harus […] Continue reading →

Risiko Penyakit Karena Kegemukan

Masalah, Risiko Penyakit dan Komplikasi Obesitas Menurut WHO kemajuan teknologi membuat manusia dipenuhi dengan berbagai kemudahan sehingga kurang melakukan aktivitas fisik dan cenderung mengkonsumsi makanan tinggi energi dan lemak. Dampak yang paling terasa dari kondisi ini adalah terjadinya obesitas dengan segala resiko kesehatnnya.. Risiko obesitas bagi kesehatan memang sangat besar oleh karena itu menurut  WHO, […] Continue reading →

Klasifikasi Stadium Kanker Payudara

 Klasifikasi Stadium Kanker Payudara Berdasarkan banyak penelitian, pada dasarnya setiap jenis kanker mempunyai banyak faktor dan tahapan yang mengarah pada terjadinya perubahan sel normal menjadi sel kanker. Sekitar 5-10% kanker terjadi akibat kelainan genetic. Anggota keluarga dengan faktor genetik ini mempunyai risiko yang meningkat untuk timbulnya kanker tipe tertentu. Pada kanker payudara, beberapa faktor yang […] Continue reading →

Epidemiologi Penyakit Difteri

Imunisasi dan Epidemiologi Difteri Difteri adalah suatu penyakit bakteri akut terutama menyerang saluran pernafasan bagian atas seperti tonsil, faring, laring, hidung, namun ada juga yang menyerang selaput lendir atau kulit serta kadang-kadang konjungtiva atau vagina. Diperkirakan 1,7 juta kematian pada anak atau 5% pada balita di Indonesia adalah akibat PD3I. Laporan WHO menggambarkan bahwa hasil […] Continue reading →

Sanitasi Alat Makan

Tahap Sanitasi Alat Makan dan Pencegahan Kontaminasi Makanan Salah satu sumber penularan penyakit dan penyebab terjadinya keracunan makanan adalah makanan dan minuman yang tidak memenuhi syarat higiene. Keadaan higiene makanan dan minuman antara lain dipengaruhi oleh higiene alat masak dan alat makan yang dipergunakan dalam proses penyediaan makanan dan minuman. Alat masak dan alat makan […] Continue reading →

Angka Kredit Sanitarian

 Lampiran Kelengkapan Persyaratan Pengajuan Angka Kredit Sanitarian Pada saat mengikuti Seminar Nasional dan Lokakarya Strategi Manajemen Kesehatan Lingkungan Daerah Tertinggal yang diadakan Program Magister Kesling Undip Semarang, saya sempat bertemu dengan Pak Munir (yang mengaku pengunjung setia blog ini). Beliau salah seorang Sanitarian dari Kabupaten di Jawa Tengah. Dari perbincangan singkat dengan beliau ada pertanyaan […] Continue reading →