Kesehatan Lingkungan Pasar

Syarat Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Pasar Pasar adalah suatu tempat bertemunya penjual dengan pembeli, dimana penjual dapat memperagakan barang dagangannya dan membayar restribusi. Pasar merupakan salah satu tempat umum yang sering dikunjungi oleh masyarakat, sehingga memungkinkan terjadinya penularan penyakit baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perantaraan vektor seperti lalat . Sanitasi pasar adalah usaha […] Continue reading →

Penyebaran Penyakit Karena Kecoak

 Taksonomi, Daur Hidup, dan Peranan Kecoak dalam Penyebaran Penyakit Secara taksonomi, Kecoak termasuk dalam phyllum Arthropoda, klas Insekta. Namun para ahli serangga memasukkan Kecoak kedalam ordo serangga yang berbeda-beda, seperti ordo Blattaria familinya Blattidae (Maurice & Harwood, 1969), ordo Dicyoptera sub ordo Blattaria. Sementara Smith (1973) dan Ross (1965) memasukkan Kecoak kedalam ordo Dicyoptera dengan […] Continue reading →

Kriteria Status Gizi

Pengertian dan Kriteria Status Gizi Beberapa pengertian status gizi menurut beberapa ahli sebagai berikut : Keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Dibedakan antara status gizi kurang, baik dan lebih. Status gizi juga merupakan ekspresi dari keadaan keseimbangan dalam bentuk variabel tertentu, atau perwujudan dari nutriture dalam bentuk variabel tertentu (Almatsier, 2004). […] Continue reading →

Kecelakaan Kerja

Penyebab Kecelakaan Kerja Menurut Suma’mur (2009), hakikat kesehatan kerja ada dua hal, pertama sebagai alat untuk mencapai derajat kesehatan tenaga kerja seoptimal mungkin (dalam hal tertentu mungkin setinggi-tingginya, seandainya kondisi yang diperlukan cukup memadai) pada pekerja/buruh, petani, nelayan, pegawai negeri, pengusaha, manejer atau pekerja bebas pada semua sektor kegiatan ekonomi dan non-ekonomi formal, informal serta […] Continue reading →

Penyebab Anemia Pada Bumil

 Penyebab dan Prosedur Penentuan Anemia Pada Ibu Hamil Anemia adalah masalah maternal yang signifikan selama kehamilan. Kadar hemoglobin yang kurang dari 11 g/dL atau hematokrit yang kurang dari 33% hendaknya dievaluasi dan diterapi untuk menghindari transfusi darah dan komplikasinya (Biswas, 1994). Anemia ibu hamil adalah kondisi dimana sel darah merah menurun atau menurunnya kadar Hb […] Continue reading →

Kebutuhan Zat Besi Tubuh

Kebutuhan Zat Besi untuk Meningkatkan Status Gizi Status gizi dipengaruhi oleh Pemberian makanan Tambahan Pemulihan dan asupan energi, protein dan zat besi yang diperlukan untuk sintesis hemoglobine. Zat besi merupakan mikro mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia dan hewan, yaitu sebanyak 3-5 mg dalam tubuh manusia dewasa. Besi mempunyai fungsi esensial sebagai alat […] Continue reading →

Mengurangi Dampak Obat Anti Nyamuk

 Formulasi dan Cara Mengurangi Dampak Obat Anti Nyamuk Sebagaimana kita ketahui, di pasaran terdapat berbagai jenis insektisida anti nyamuk yang secara umum kita ketahui, seperti berbentuk aerosol, bakar dan elektrik. Anti nyamuk yang masuk dalam kelompok anti nyamuk elektrik meliputi anti nyamuk lempengan (mats), uap cair yang berbentuk liquid dan juga minyak, termasuk semua produk […] Continue reading →

Jenis Asuransi Kesehatan

 Asuransi sebagai sumber pembiayaan kesehatan Sumber utama pembiayaan kesehatan di Indonesia secara umum berasal dari Pemerintah, Swasta, Masyarakat dalam bentuk pembiayaan langsung (fee for service) dan asuransi, serta dari sumber-sumber lain dalam bentuk hibah atau pinjaman dari luar negeri. Diperkirakan pembiayaan kesehatan di masa depan akan semakin mahal. Hal ini disebabkan karena : Pertumbuhan ekonomi […] Continue reading →

Standar Air bersih

 Siklus Hidrologi dan Persyaratan Sumber Air Bersih   Berdasarkan silklus hidrologi yang terjadi di alam (Notoatmodjo, 2002), sumber air bersih terbagai sebagai berikut : Siklus Hidrologi 1. Air hujan : Air hujan dapat ditampung kemudian dijadikan air minum, tetapi air hujan tidak mengandung kalsium, sehingga perlu ditambahkan kalsium. Air sungai dan danau : Menurut asalnya […] Continue reading →

Aspek Bakteriologis Makanan

Indikator Kualitas Bakteriologis pada Makanan sebagai Parameter terjadinya Keracunan Makanan Sebagaimana kita ketahui bahwa sanitasi makanan, khususnya hygiene dan sanitasi tempat pengelolaan makanan seperti restoran dan jasa boga, berperan penting dalam mencegah faktor makanan sebagai media penularan penyakit dan masalah kesehatan. Beberapa masalah terkait dengan hal tersebut diantaranya terjadinya keracuanan makanan, yang angka dan kualitasnya […] Continue reading →