Manfaat Inisiasi Menyusu Dini

Beberapa Manfaat Inisiasi Menyusu Dini     Banyak penelitian yang menunjukkan manfaat menyusui dini, diantaranya hasil penelitian yang menunjukan hubungan antara saat kontak pertama ibu-bayi terhadap lama menyusui. Bayi yang diberikan kesempatan menyusu dini dan terjadi kontak kulit setidaknya satu jam, hasilnya dua kali lebih lama di susui Sementara beberapa manfaat lain terkait inisiasi menyusu dini, […] Continue reading →

Survey Kepadatan Nyamuk

Pengendalian Vektor dengan Survey Kepadatan Nyamuk Dewasa Kita mungkin terbiasa dengan survey jentik, namun kurang terbiasa dengan survey nyamuk. Teori dan praktikum survey nyamuk pasti sudah pernah kita dapatkan ketika pendidikan dulu. Namun kegiatan ini jarang kita lakukan, antara lain karena keterbatasan sarana dan sistem tindak lanjut yang kurang aplikatif. Misalnya jika data survey sudah […] Continue reading →

Surveilans Kualitas Air

Surveilans Kualitas Air Minum/Bersih dan Sanitasi Dasar Surveilans kualitas air adalah suatu upaya analisis yang dilakukan secara terus menerus dan sistematis melalui pengumpulan data penyakit yang disebabkan oleh air, jumlah sarana air minum dan sanitasi, data inspeksi sanitasi sarana air minum dan sanitasi, dan parameter kualitas air minum seperti mikrobiologi, fisik, kimia, serta penyebarluasan informasi […] Continue reading →

Karantina pada Surveilans Epidemiologi

Pengertian dan Beberapa Aspek dalam Karantina dan Surveilans Epidemiologi Pengertian Karantina Menurut WHO (2005), kantina adalah pembatasan kegiatan dan atau pemisahan sesorang yang diduga terinfeksi penyakit meski belum menunjukan gejala penyakit. Karantina juga termasuk pemisahan peti kemas, alat angkut atau barang yang diduga terkontaminasi dari orang/barang lain, sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit atau […] Continue reading →

Asam Urat

Penyakit Asam Urat, Penyebab dan cara Mencegahnya Indonesia disamping bermasalah serius dengan politik dan sosial, juga pada masalah gizi. Masalah gizi di Indonesia kita kenal diantaranya dengan istilah double burden atau beban ganda, yaitu bahwa kita masih berkutat pada masalah malnutrition, disisi lain kita juga menghadapai masalah gizi lebih. Masalah gizi lebih muncul kepermukaan, antara […] Continue reading →

Jenis Asuransi Kesehatan

 Asuransi sebagai sumber pembiayaan kesehatan Sumber utama pembiayaan kesehatan di Indonesia secara umum berasal dari Pemerintah, Swasta, Masyarakat dalam bentuk pembiayaan langsung (fee for service) dan asuransi, serta dari sumber-sumber lain dalam bentuk hibah atau pinjaman dari luar negeri. Diperkirakan pembiayaan kesehatan di masa depan akan semakin mahal. Hal ini disebabkan karena : Pertumbuhan ekonomi […] Continue reading →

Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Air Susu Ibu

Kendala, Faktor yang Mempengaruhi, dan Pola Pemberian ASI Menurut Soekirman (2000), Air Susu Ibu (ASI) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa dan garam-garam anorganik yang disekresi oleh kelenjar mamae ibu, yang berguna sebagai makanan bagi bayinya. ASI merupakan satu-satunya makanan yang lengkap mengandung zat gizi yang dibutuhkan bayi, khususnya sampai bayi berumur empat […] Continue reading →

Jabatan Fungsional Epidemiologi

Dasar Hukum dan Unsur Penilaian Angka Kredit Fungsional Epidemiologi Menurut pengertian umum yang kita ketahui selama ini, Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang distribusi, frekuensi, dan determinan penyakit pada populasi. Termasuk dalam pengertian ini Distribusi berdaasarkan  Orang, tempat, waktu. Sedangkan pengertian Frekuensi, merupakan ukuran frekuensi termasuk Insiden dan atau prevalen. Pengertian Determinan merupakan faktor risiko, […] Continue reading →

Praktek Pencegahan Pada APN

Praktik-praktik pencegahan yang akan diterapkan dalam Asuhan Persalinan Sesuai data WHO (1999), angka Kematian Ibu di seluruh dunia hampir 600.000 wanita¬wanita antara umur 15 dan 49 tahun mati setiap tahun karena komplikasi dalam kehamilan dan kelahiran bayi. Dibandingkan dengan mereka yang masih mempunyai orang tua, kematian ibu mmenyebabkan kemungkinan peningkatan 3 s/d 10x lebih besar […] Continue reading →

Penilaian Risiko Kecelakaan Kerja

Penilaian Risiko Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja Menurut kecelakaan kerja adalah suatu kecelakaan yang berkaitan dengan hubungan dengan perusahaan. Hubungan kerja disini berarti bahwa kecelakaan terjadi karena akibat dari pekerjaan atau pada waktu melaksanakan pekerjaan (Suma’mur,PK, 1989). Kecelakaan timbul sebagai hasil gabungan dari beberapa faktor. Menurut ILO (1989), faktor yang paling utama adalah faktor […] Continue reading →