MP-ASI – Blended Food

Kandungan Gizi, Bahan, dan Cara Pengolahan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (Blended Food) Blended Food merupakan makanan Pendamping ASI berbentuk serbuk berwarna normal, tidak mengandung bahan asing, tidak menggumpal dan beraroma. Secara konsistensi jenis ini jika dicampur dengan air matang akan membentuk bubur lembut yang tidak menggumpal dan dapat ditelan dengan mudah oleh bayi. Secara […] Continue reading →

Antara Poned dan Ponek

 Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif Sebagaimana kita ketahui, salah satu ukuran untuk menggambarkan pencapaian hasil pembangunan dengan indikator IPN (Indeks Pembangunan Manusia). Beberapa indikator IPM adalah kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Sedangkan salah satu indikator kesehatan diantaranya umur harapan hidup. Angka kematian Ibu dan Angka kematian Bayi, menjadi indikator keberhasilan sektor […] Continue reading →

Kebutuhan Kalsium Tubuh

Pentingnya Kalsium Bagi Tubuh Kalsium merupakan mineral yang sangat penting bagi manusia. Fungsi kalsium dalam tubuh antara lain untuk metabolisme tubuh, penghubung antar saraf, kerja jantung, dan pergerakan otot. Kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kadar kalsium dalam tubuh berkisar antara  1,5-2%, dan 99%, dan berada pada tulang dalam bentuk hydroxylapatit [3Ca3(PO4)2.Ca(OH)2]. Dalam […] Continue reading →

Risiko Penyakit Karena Kegemukan

Masalah, Risiko Penyakit dan Komplikasi Obesitas Menurut WHO kemajuan teknologi membuat manusia dipenuhi dengan berbagai kemudahan sehingga kurang melakukan aktivitas fisik dan cenderung mengkonsumsi makanan tinggi energi dan lemak. Dampak yang paling terasa dari kondisi ini adalah terjadinya obesitas dengan segala resiko kesehatnnya.. Risiko obesitas bagi kesehatan memang sangat besar oleh karena itu menurut  WHO, […] Continue reading →

Cara Penularan Penyakit Tuberkulosis Paru

Penyebab dan Cara Penularan yang Penting pada Penyakit Tuberkulosis  Paru Menurut laporan WHO tahun 2012,  prevalensi kasus penyakit tuberkulosis paru di Indonesia sebesar 289/100.000 penduduk. Terjadi kasus baru sebanyak 450.000 setiap tahun, dengan jumlah kematian sekitar 64.000/tahun. Data juga menunjukkan, angka insidensi kasus tuberkulosis paru BTA positif sekitar 189/100.000 penduduk. Data diatas sejalan dengan rilis […] Continue reading →

Penyebab Anemia Pada Bumil

Penyebab dan Penentuan Anemia Pada Ibu Hamil Anemia adalah masalah maternal yang signifikan selama kehamilan. Kadar hemoglobin yang kurang dari 11 g/dL atau hematokrit yang kurang dari 33% hendaknya dievaluasi dan diterapi untuk menghindari transfusi darah dan komplikasinya. Anemia ibu hamil merupakan kondisi dimana sel darah merah menurun atau menurunnya kadar Hb dalam darah ibu […] Continue reading →

Epidemiologi Leptospirosis

 Epidemiologi dan Etiologi Leptospirosis Secara definisi, leptospirosis atau dengan beberapa nama lain seperti hemorrhagic jaundice, mud fever, weil fever, swineherd disease atau canicola fever, merupakan salah satu penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri berbentuk spiral dari genus Leptospira. Leptospirosis dapat menular secara langsung maupun tidak langsung dari hewan ke manusia dan bersifat anthropozoonosis. Manusia […] Continue reading →

Seputar Imunisasi BCG

Imunisasi BCG Usaha Memutus Risiko Penularan TBC Bakteri tuberkulosis ditemukan oleh Robert Koch pada tahun 1882. Melalui penelitian yang cukup lama pada tanggal 24 April tahun 1927, dokter Albert Calmette dan seorang peneliti bernama Camille Guerin berhasil menemukan vaksin untuk mengobati penyakit TBC, yang dinamakan vaksin Bacillus Calmette et Guerin atau BCG. Pada tahun 1930 […] Continue reading →

Nutrisi Zat Besi

Status Gizi dengan Zat besi Status gizi dipengaruhi oleh PMT-P dan asupan energi, protein dan zat besi yang diperlukan untuk sintesis hemoglobine. Zat besi merupakan mikro mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia dan hewan, yaitu sebanyak 3-5 mg dalam tubuh manusia dewasa. Besi mempunyai fungsi esensial sebagai alat untuk mengangkut oksigen dari paru-paru […] Continue reading →

Kriteria Status Gizi

Pengertian dan Kriteria Status Gizi Beberapa pengertian status gizi menurut beberapa ahli sebagai berikut : Keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Dibedakan antara status gizi kurang, baik dan lebih. Status gizi juga merupakan ekspresi dari keadaan keseimbangan dalam bentuk variabel tertentu, atau perwujudan dari nutriture dalam bentuk variabel tertentu (Almatsier, 2004). […] Continue reading →