Siklus Hidup Aedes Aegypti

 Tahap Telur, Jentik, Kepompong, dan Tahap Dewasa Nyamuk Aedes Aegypti Penyakit demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk Ae.aegypti dan Ae. albopictus, tetapi yang menjadi vektor utama adalah Ae. aegypti. Cara memberantas vektor DBD yang paling tepat adalah dengan cara pengelolaan lingkungan. Pengelolaan sanitasi lingkungan yang dapat diterapkan di masyarakat dalam rangka menekan sumber habitat larva […] Continue reading →

PP 66 tahun 2014 Tentang Kesling

 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan Sebagaimana kita ketahui, telah diterbitkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan. Pada Peraturan ini antara lain diatur tentang Tanggung jawab dan wewenang pemerintah, standar baku mutu kesehatan lingkungan, persyaratan kesehatan, Penyelenggaraan kesehatan lingkungan, Proses Pengolahan Limbah, Pengawasan Limbah, juga […] Continue reading →

Metode Pemberantasan DBD

 Beberapa Alternatif Pemberantasan Nyamuk Demam Berdarah Dengue Sebagaimana kita ketahui penyakit DBD pertama kali diakui saat terjadi epidemi di Filipina dan Thailand tahun 1950. Sementara Surabaya dan Jakarta merupakan kota-kota pertama ditemukannya penyakit demam berdarah dengue di Indonesia pada tahun 1968. Pada awal ditemukan jumlah kasus yang dilaporkan sebanyak 58 kasus dengan jumlah kematian 24 […] Continue reading →

Standar Kesehatan Sumur Gali

 Karakteristik Air Tanah dan Syarat Sehat Sumur Gali Kesehatan lingkungan adalah suatu kondisi atau keadaan lingkungan yang optimum sehingga berpengaruh terhadap terwujudnya status kesehatan yang optimal, yang memiliki ruang lingkup antara lain: perumahan sehat, pembungan tinja, penyediaan air bersih, pembuangan limbah padat maupun cair, pengelolaan sampah, dan pengendalian vektor penyakit (Notoatmojo, 2007). Terkait dengan sarana […] Continue reading →

Fogging dan Resiko Resistensi Nyamuk

Fogging dan Resiko Resistensi Aedes Aegypti Terhadap Insektisida Sebagaimana kita ketahui, usaha pengendalian dan pemberantasan vektor demam berdarah telah banyak dilakukan. Selain dengan menerapkan usaha pemberantasan sarang nyamuk (PSN), juga dilakukan fogging untuk memutus mata rantai penularan DBD.  Fogging dimaksudkan sebagai upaya membasmi nyamuk dewasa (aedes aegyti). Di pasaran, saat ini, salah satu jenis insektisida […] Continue reading →

Standar Personal Hygiene

 Pengertian, Jenis, dan Upaya Personal Hygiene Pengertian hygiene menurut Azwar (1993), merupakan usaha kesehatan masyarakat yang mempelajari hubungan kondisi lingkungan dengan kesehatan manusia, upaya mencegah timbulnya penyakit karena hubungan lingkungan kesehatan tersebut serta membuat kondisi lingkungan sedemikian rupa sehingga terjamin pemeliharaan kesehatan. Pengertian lain tentang hygiene merupakan usaha kesehatan masyarakat yang mempelajari kondisi lingkungan terhadap […] Continue reading →

Pengertian Kesehatan Lingkungan

 Definisi dan Pengertian Kesehatan Lingkungan Pengertian Kesehatan Lingkungan sehat menurut WHO adalah “Keadaan yg meliputi kesehatan fisik, mental, dan sosial yg tidak hanya berarti suatu keadaan yg bebas dari penyakit dan kecacatan.”. Sementara pengertian Lingkungan Menurut A.L. Slamet Riyadi (1976) adalah ”Tempat pemukiman dengan segala sesuatunya dimana organismenya hidup beserta segala keadaan dan kondisi yang […] Continue reading →

Penyakit Bawaan Sampah

 Dampak Lingkungan dan Kesehatan Sampah Terdapat beberapa pengertian sampah, antara lain menurut Soemirat (2007), sampah adalah segala sesuatu yang tidak lagi dikehendaki oleh yang punya dan bersifat padat. Sementara Notoatmodjo (2003) mengemukakan sampah adalah sesuatu bahan atau benda padat yang sudah tidak terpakai lagi oleh manusia atau sudah tidak digunakan dalam suatu kegiatan manusia dan […] Continue reading →

Sanitasi Pondok Pesantren

 Standar Sanitasi Pondok Pesantren Pondok pesantren, selain dikenal sebagai wahana tempat belajar santri dan santriwati dalam mendalami ilmu agama Islam, namun ponpes selama ini juga dikenal bermasalah dari aspek sanitasi. Berbagai penyakit berbasis lingkungan yang umum sering menjadi masalah di Ponpes seperti kudis, diare, ISPA, disebabkan oleh lingkungan yang kurang sehat di Pondok Pesantren (Ponpes). […] Continue reading →

Penyebab Masalah Gizi Masyarakat

Berbagai Penyebab Masalah Gizi Masyarakat Secara umum masalah kurang gizi disebabkan oleh banyak faktor. Pada tahun 1988 UNICEF telah mengembangkan kerangka konsep makro, sebagai salah satu strategi untuk menanggulangi masalah kurang gizi.Penyebab langsung : Makanan dan penyakit dapat secara langsung menyebabkan gizi kurang. Timbulnya gizi kurang tidak hanya dikarenakan asupan makanan yang kurang, tetapi juga […] Continue reading →