Penyebaran Penyakit Melalui Tinja

 Peranan Tinja dalam Penyebaran Penyakit Pembuangan tinja manusia yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan pencemaran terhadap permukaan tanah serta air tanah yang berpotensi menjadi penyebab timbulnya penularan berbagai macam penyakit saluran pencernaan (Soeparman, 2002). Selain dapat mengakibatkan kontaminasi pada air, tanah, juga dapat menjadi sumber infeksi, dan akan mendatangkan bahaya bagi kesehatan, karena penyakit […] Continue reading →

Penyelenggaraan Posyandu

Pengelolaan dan Peran Kader pada Kegiatan Posyandu Berbagai upaya harus diusahakan untuk selalu meningkatkan peran dan fungsi Posyandu. Salah satu peran penting dilakukan oleh kader dalam penyelenggaraan Posyandu, Kader berperan sebagai pemberi informasi kesehatan kepada masyarakat. Kader juga sebagai penggerak sasaran masyarakat untuk datang ke Posyandu. Dalam penyelenggaraannya, pengelolaan Posyandu dipilih dilakukan oleh masyarakat. Hal […] Continue reading →

Prosedur Pengendalian Pencemar dalam Ruangan

 Metode Pengendalian Pencemaran Bau dan Jamur dalam Ruangan (Tulisan ini sebagai lanjutan seri pencemaran udara) Yang dimaksud dengan bau- bauan di lingkungan kerja adalah bau yang tidak enak dan mengganggu kenyamanan kerja. Bau- bauan dapat mengganggu kesehatan dan produktivitas kerja.Di lingkungan kerja, menurut Sudrajat (1989), bau- bauan dapat dikendalikan  antara lain dengan cara sebagai berikut: […] Continue reading →

Fenomena Mudik dan Epidemiologi Kecelakaan

 Melihat Fenomena Kecelakaan lalu lintas dengan Pendekatan Epidemiologi Jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas yang tercatat sejak 11 Agustus (H-8) hingga 25 Agustus (H+5) Lebaran 2012, sebanyak 4.704 kejadian.  Dari jumlah ini korban meninggal dunia sebanyak 820 orang (data sementara Korlantas Polri, 27 September 2012). Berdasarkan data ini maka Case Fatality Rate 17,43 % , lebih […] Continue reading →

Beda Backlog Fighting dan DOFU

Pengertian Backlog fighting dan DOFU pada Program imunisasi Menjawab beberapa pertanyaan pembaca pada kolom “form pesan” website ini, berikut kita diskusikan pengertian Backlog fighting atau penyulaman dan Drop Out Follow Up (DOFU), sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Imunisasi. Sebagaimana kita pahami, cakupan imunisasi rutin yang rendah, menjadi pemicu […] Continue reading →

Surveilans dan Penularan Schistoma Japonicum

 Mekanisme Penularan Schistosoma Japonicum Schistosomiasis atau demam keong merupakan penyakit parasitik yang disebabkan oleh infeksi cacing genus Schistosoma (Miyazaki, 1991). Terdapat lima jenis schistosoma penyebab paling banyal kasus chistosomiasis pada orang, yaitu Schistosoma hematobium menginfeksi saluran kemih, Schistosoma mansoni, Schistosoma japonicum, Schistosoma mekongi, dan Schistosoma intercalatum yang menginfeksi usus dan hati, serta Schistosoma mansoni yang […] Continue reading →

Vaksin Kombinasi

Proteksi dan Tantangan Vaksin Kombinasi Sebagaimana kita ketahui, secara umum pengertian Vaksin adalah suatu produk biologis yang terbuat dari kuman, komponen kuman (bakteri, virus atau riketsia), atau racun kuman (toxoid) yang telah dilemahkan atau dimatikan dan akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu. Sedangkan berbagai jenis Vaksin di Indonesia yang kita kenal antara […] Continue reading →

Langkah-Langkah Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat

Langkah-Langkah Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat  sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Sebagaimana kita ketahui, beberapa standard an kriteria dalam akreditasi Puskesmas mensyaratkan adanya proses analisis Kebutuhan Masyarakat. Pokok Pikiran dalam standar ini diantaranya karena Puskesmas mrupakan fasilitas pelayanan […] Continue reading →

Penyelidikan Epidemiologi MERS-COV

Penyelidikan Epidemiologi Dan Penanggulangan KLB MERS-COV Apabila ditemukan 1 kasus MERS-CoV konfirmasi maka dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa, dan dilakukan penyelidikan epidemiologi lebih lanjut serta pengendalian sesuai hasil penyelidikan. Tujuan Penyelidikan Epidemiologi KLB Mengetahui besar masalah KLB dan mencegah penyebaran yang lebih luas. Sedangkan tujuan Khusus, antara lain: Mengetahui karakteristik epidemiologi, klinis dan virus. Mengidentifikasi […] Continue reading →

Penyebab Terjadinya KIPI

Faktor Pencetus dan factor yang berpengaruh terhadap Kejadian Pasca Imunisasi (KIPI) Peningkatan penggunaan vaksin berpotensi meningkatkan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Untuk mengetahui faktor penyebab KIPI antara lain diperlukan pelaporan pencatatan dari semua reaksi yang timbul setelah pemberian imunisasi. Terdapat beberapa sarana untuk memantau kejadian KIPI, antara lain dengan menerapkan sistim surveilans sehingga didapatkan profil […] Continue reading →