Pengertian dan Tujuan Evaluasi

Pengertian dan Tujuan Evaluasi pada Tahap Manajemen Salah satu tahap pelaksanaan manajemen itu secara langsung maupun tidak langsung sudah sering kita lakukan. Kita melakukan evaluasi cakupan akses sanitasi dasar kita, jamban improved kita, laik sehat rumah makan dan restoran kita dan lain sebagainya. Berdasarkan waktu, kita  melakukan evaluasi itu di akhir tahun untuk kepentingan penyusunan […] Continue reading →

Jabatan Fungsional Nutrisionis

Dasar Hukum dan Pengertian Jabatan Fungsional Nutrisionis Sebagai tindak lanjut diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil, dalam bidang kesehatan khususnya jabatan fungsional  gizi atau nutrisionis kemudian diterbitkan beberapa peraturan yang mengaturnya. Dasar hukum yang mengatur jabatan fungsional nutrisionis, antara lain mengatur hal-hal terkait dengan bidang pelayanan gizi, makanan […] Continue reading →

Prinsip dan Syarat PMT Pemulihan

Prinsip dan Syarat Makanan pada PMT Pemulihan Sebagaimana diketahui, salah satu kebijakan dan upaya yang ditempuh pemerintah untuk mengatasi masalah kekurangan gizi  pada balita dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), dilakukan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan. Pemberian PMT Pemulihan dimaksudkan sebagai tambahan, bukan sebagai pengganti makanan utama sehari-hari pada sasaran. Bahan makanan tambahan […] Continue reading →

Pengertian Gizi Buruk

Gizi buruk dan Metode Penentuan Status Gizi   Pengertian status gizi menurut Almatsier (2009), adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Yang dibedakan antara status gizi buruk, kurang, baik dan lebih. Status gizi baik atau optimal terjadi apabila tubuh memperoleh cukup zat-zat gizi yang digunakan secara efisien, sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, […] Continue reading →

Jenis Mikroorganisme dalam Air Limbah

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Jumlah dan Jenis Mikroorganisme dalam Air Limbah Pengolahan limbah secara biologi adalah pengolahan air limbah dengan menggunakan mikroorganisme seperti ganggang, bakteri, protozoa, untuk menguraikan senyawa organik dalam air limbah menjadi senyawa yang sederhana. Pengolahan tersebut mempunyai tahapan seperti pengolahan secara aerob, anaerob dan fakultatif. Pengolahan air limbah bertujuan untuk menghilangkan […] Continue reading →

Pencemaran Detergen Sumur Gali

Pencemaran Surfaktan atau Detergen Pada Air Bersih Sumur Gali Limbah detergen yang mencemari badan air atau sumur gali umumnya berasal darilimbah rumah tangga dan berbagai kegiatan masyarakat yang menggunakan detergen secara besar-besaran, sehingga pencemaran air bersih oleh zat ini semakin hari semakin mengkawatirkan. Detergen atau surfaktan sintetis merupakan zat toksik, bersifat karsinogenik dapat menimbulkan kanker […] Continue reading →

Klasifikasi Tuberculosis (Tb) Paru

Kriteria, Klasifikasi dan Diagnostik Penyakit Tb Paru Penyakit Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah utama dunia, terutama di negara berkembang. Sedangkan di Indonesia jumlah pasien TB paru menempati urutan ketiga terbanyak di dunia setelah India dan Cina. Diantara masalah utama yang ditemui, yaitu masih kurangnya monitoring pada pasien TB paru, sehingga  menyebabkan pengobatan tidak efektif.Berdasarkan organ […] Continue reading →

Dampak Limbah Cair Pada Kesehatan

Pengertian dan Sifat Fisik, Kimia, dan Biologis Limbah Cair Penurunan kualitas lingkungan hidup, salah satunya disebabkan pencemaran yang telah melebihi ambang batas. Sumber pencemar yang cukupbesar saat ini umumnya dihasilkan oleh air limbah aktifitas rumah tangga,meskipun juga tidak mengesampingkan air limbah industri yang semakin harisemakin dirasakan peningkatan pencemarannya di dalam badan air. Air limbah industri […] Continue reading →

Sanitasi Alat Makan

Tahap Sanitasi Alat Makan untuk Mencegah Kontaminasi Makanan Salah satu sumber penularan penyakit dan penyebab terjadinya keracunan makanan adalah makanan dan minuman yang tidak memenuhi syarat higiene. Keadaan higiene makanan dan minuman antara lain dipengaruhi oleh higiene alat masak dan alat makan yang dipergunakan dalam proses penyediaan makanan dan minuman. Alat masak dan alat makan […] Continue reading →

Prinsip Sanitasi Pada Pengolahan Makanan

Penerapan Sanitasi Alat Makan sebagai Prinsip Sanitasi Pengolahan Makanan Pengelolaan makanan yang baik dan memenuhi syarat kesehatan merupakan salah satu upaya untuk mencapai tingkat kesehatan masyarakat yang optimal, sehingga perlu mendapat perhatian dari segi nilai gizi, segi kemurnian, maupun dari segi kebersihan. Sebab meskipun nilai gizi dan kemurnian baik namun kebersihan lingkungan tidak diawasi dan […] Continue reading →