Pada saat mengikuti Seminar Nasional dan Lokakarya Strategi Manajemen Kesehatan Lingkungan Daerah Tertinggal yang diadakan Program Magister Kesling Undip Semarang, saya sempat bertemu dengan Pak Munir (yang mengaku pengunjung setia blog ini). Beliau salah seorang Sanitarian dari Kabupaten di Jawa Tengah. Dari perbincangan singkat dengan beliau ada pertanyaan dan pernyataan yang sedikit menggelitik terkait Sistem Angka Kredit Sanitarian. Walaupun posting berikut belum dapat menjawab secara tuntas pertanyaan beliau, namun kami harapkan dapat membantu rekan-rekan sanitarian, khususnya terkait dengan hiruk pikuk pengajuan angka kredit untuk kenaikan pangkat (hitung-hitung tidak usah ngetik ulang).
Meramal Ledakan Omicran ala Bude Oleh: Munif Arifin Bude Jamilah bertanya-tanya. Dalam hati. Benarkah…
Tinjauan Aspek Lingkungan pada Vektor Demam Berdarah Dengue (DHF) Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi…
Pengobatan Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) pada Penyakit TB Paru Situasi TB paru di dunia…
Standar, Kriteria, dan Elemen Penilaian (EP) Perencanaan Terpadu Pelayanan UKM pada Standar Akreditasi Puskesmas Tahun…
tak usah terlalu risau brader, urip kui wang sinawang kuncine mung syukur lan update status…
Jenis, Interval, dan Usia Vaksinasi Lanjutan Bude Jamilah mencatat, masa pendemi Covid-19 menjadikan kata dan…