Categories: Gizi Masyarakat

Asupan Energi dan Protein

Kebutuhan Energi dan Protein berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Rata-Rata per Orang per Hari

Manusia membutuhkan energi untuk mempertahankan hidup dan melakukan aktivitas harian. Makanan yang mengandung karbohidrat, lemak dan protein digunakan sebagai sumber energi untuk kegiatan tersebut. Energi yang masuk melalui makanan harus seimbang dengan kebutuhan energi. Pencapaian ketahanan pangan tingkat rumah tangga dapat dilihat dari tingkat kecukupan konsumsi energi dan protein. Dibawah ini adalah angka kecukupan gizi rata-rata yang dianjurkan bagi balita (per orang per hari).

Makanan yang beraneka ragam sangat diperlukan karena tidak ada satu jenis bahan makanan yang mengandung zat gizi lengkap. Mutu gizi pangan seseorang dapat diperbaiki dengan konsumsi beraneka pangan, minimal terdiri dari satu jenis pangan dari setiap kelompok pangan (makanan pokok, lauk-pauk, sayuran dan buah) dalam jumlah yang cukup dan seimbang.

Demikian pula dengan jumlah dan jenis zat gizi yang terkandung dalam tiap jenis bahan makanan juga berbeda-beda, contohnya : lauk-pauk kaya protein tetapi tidak mengandung serat, demikian pula sayur dan buah yang kaya vitamin, mineral dan serat tetapi miskin lemak dan karbohidrat. Dengan makanan yang beragam, kekurangan zat gizi dari satu makanan akan dilengkapi oleh makanan lain. Menu yang beraneka ragam dalam jumlah dan proporsi yang sesuai akan memenuhi kebutuhan gizi seseorang guna pemeliharaan, perbaikan sel-sel tubuh, proses kehidupan, pertumbuhan dan perkembangan.

Menurut sebuah hasil penelitian bahwa tidak ada hubungan bermakna antara asupan protein dengan status gizi anak balita menurut indeks BB/TB. Namun ada hubungan bermakna antara asupan energi dan protein dengan status gizi anak balita menurut indeks BB/U dan TB/U. Berdasarkan kondisi tersebut dapat ditarik kesimpulan, bahwa anak balita yang asupan energi dan proteinnya cukup, akan memiliki status gizi baik.

Refference : Keputusan Menteri Kesehatan RIĀ  Nomor 1593/MENKES/SK/XI/2005. Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia.

Incoming Search Terms:

kesmas

Share
Published by
kesmas

Recent Posts

Dampak Kesehatan Cacing Cambuk

Soil Transmitted Helminth Karena Cacing Cambuk (Trichuris trichiura) Soil Transmitted Helminth (STH) adalah cacing yang…

13 hours ago

Standar Laik Sehat Kantin

Persyaratan Lain Hygiene dan Sanitasi Penjamah Makanan Pada Laik Hygiene Kantin Makanan selain mutlak bermanfaat,…

1 day ago

Faktor Resiko Diabetes

Beberapa Faktor Resiko yang Harus Diperhatikan Pada DiabetesĀ  Diabetes mellitus adalah penyakit dengan karakteristik kelebihan…

2 days ago

Seputar MP-ASI

Pentingnya Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Umur 6 sampai 12 bulan merupakan periode kritis…

2 days ago

Deklarasi ODF Tingkat Desa

Deklarasi ODF Desa Sukorejo Kec. Pasrujambe Lumajang Tahun 2011 ini Gerakan Sanitasi Total Berbasi Masyarakat…

3 days ago

Fogging dan Resistensi Nyamuk

Pelaksanaan Fogging dan dampak Resistensi Aedes Aegypti Terhadap Insektisida Sebagaimana kita ketahui, usaha pengendalian dan…

3 days ago