About kesmas

Website:
kesmas has written 732 articles so far, you can find them below.

Penyakit Bersumber Makanan

Food Borne Disease, Penggolongan, dan Macam Penyakit yang Ditularkan Melalui Makanan Penularan penyakit melalui makanan (food borne disease) dapat digolongkan menjadi food infection dan food poisoning, sebagai berikut : Food Infection: Adalah masuknya mikroorganisme dalam makanan, berkembang biak sangat banyak dan dimakan orang dimana mikroorganisme tersebut menyebabkan sakit. Jenis-jenis mikroorganisme yang paling sering Salmonella, Shigella, […] Continue reading →

Cara Uji Daya Hantar Listrik Air & Air Limbah

 Cara Uji Daya Hantar Listrik (DHL) Air dan Air Limbah   Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-6989.1-2004, Air dan air limbah – Bagian 1: Cara uji daya hantar listrik (DHL). SNI ini diterapkan untuk pengujian parameter-parameter kualitas air dan air limbah. Peraturan yang digunakan sebagai dasar adalah Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas […] Continue reading →

Mekanisme Pemberantasan Vektor DBD Melalui Fogging

Mekanisme Kerja Insektisida pada Aedes Aegypti Angka kejadian penyakit Demam Berdarah yang cenderung sulit turun menyebabkan berbagai upaya pemberantasan terus dilakukan. Sebagaimana kita kenal, metode pemberantasan habitat nyamuk ini, misalnya dengan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN), masih dianggap cara paling efektif. Namun penggunaan bahan kimia (pestisida), merupakan komplementer yang juga cenderung makin dapat dipercaya kehandalannya, […] Continue reading →

Standar Sanitasi Makanan Jajanan

Aspek Sanitasi dan Standar Makanan Jajanan Makanan jajanan adalah makanan dan minuman yang diolah oleh pengrajin makanan di tempat penjualan dan atau disajikan sebagai makanan siap santap untuk dijual bagi umum selain yang disajikan jasa boga, rumah makan/restoran, dan hotel. Sedangkan pengertian penanganan makanan jajanan  adalah kegiatan yang meliputi pengadaan, penerimaan bahan makanan, pencucian, peracikan, […] Continue reading →

Penyelidikan Epidemiologi Rabies

Penyelidikan Epidemiologi Kejadian Luar Biasa (KLB) Rabies di lapangan Menurut Kemenkes (2017), penyakit rabies merupakan penyakit menular akut dari susunan syaraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Ditularkan oleh hewan penular rabies terutama anjing, kucing dan kera melalui gigitan, aerogen, transplantasi atau kontak dengan bahan yang mengandung virus rabies pada kulit yang lecet atau mukosa. […] Continue reading →

Teori Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat

 Teori dan Tahap Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Belajar dari berbagai pendekatan pembangunan terdahulu, sebagian pendapat menyatakan bahwa keengganan atau kealpaan pemerintah pusat untuk memberikan ruang partisipasi lebih luas kepada rakyat sebagai end user kebijakan publik ternyata telah menyebabkan matinya inovasi dan kreasi rakyat untuk memahami kebutuhannya sendiri serta cara merealisasikannya melalui proses pembangunan. Konsep pemberdayaan […] Continue reading →

Kualifikasi dan Kompetensi Sanitarian

Download Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia  Nomor 32 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Tenaga Sanitarian Beberapa dasar penerbitan Permenkes ini, serta yang terkait dengan tugas sanitarian antara lain beberapa peraturan berikut : Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2008 tentang Penggunaan Bahan Kimia dan Larangan Penggunaan Bahan Kimia Sebagai Senjata […] Continue reading →

Surveilans Faktor Risiko Pada Wilayah Bencana

Surveilans Penyakit dan Faktor Risiko pada Wilayah Bencana Tujuan utama surveilans penyakit dan faktor risiko pada wilayah bencana adalah untuk menyediakan informasi kematian dan kesakitan penyakit potensial wabah yang terjadi di daerah bencana.  Secara khusus tujuan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan identifikasi berikut: Identifikasi secara dini kemungkinan terjadinya peningkatan jumlah penyakit yang berpotensi menimbulkan […] Continue reading →

Surveilans Epidemiologi Penyakit Menular

Konsep Surveilans Epidemiologi Penyakit Menular Penyakit menular masih merupakan masalah utama kesehatan masyarakat Indonesia, disamping mulai meningkatnya masalah penyakit tidak menular. Penyakit menular tidak mengenal batas-batas daerah administratif, sehingga pemberantasan penyakit menular memelurkan kerjasama antar daerah misal antar propinsi, kabupaten/kota bahkan antar negara. Untuk melakukan upaya pemberantasan penyakit menular, penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit […] Continue reading →

Karantina pada Surveilans Epidemiologi

Pengertian dan Beberapa Aspek dalam Karantina dan Surveilans Epidemiologi Pengertian Karantina Menurut WHO (2005), kantina adalah pembatasan kegiatan dan atau pemisahan sesorang yang diduga terinfeksi penyakit meski belum menunjukan gejala penyakit. Karantina juga termasuk pemisahan peti kemas, alat angkut atau barang yang diduga terkontaminasi dari orang/barang lain, sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit atau […] Continue reading →