Categories: Sanitarian Guide

Instrumen Penilaian Rumah Sehat

Standar Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan untuk Penilaian Rumah Sehat

Rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan akan terkait erat dengan penyakit berbasis lingkungan, dimana kecenderungannya semakin meningkat akhir-akhir ini Penyakit-penyakit berbasis lingkungan masih merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Bahkan pada kelompok bayi dan balita, penyakit-penyakit berbasis lingkungan menyumbangkan lebih 80% dari penyakit yang diderita oleh bayi dan balita. Keadaan tersebut mengindikasikan masih rendahnya cakupan dan kualitas intervensi kesehatan lingkungan (Data Susenas 2001)

Rumah sehat merupakan salah satu sarana untuk mencapai derajat kesehatan yang optimum. Untuk memperoleh rumah yang sehat ditentukan oleh tersedianya sarana sanitasi perumahan. Sanitasi rumah adalah usaha kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada pengawasan terhadap struktur fisik dimana orang menggunakannya untuk tempat tinggal berlindung yang mempengaruhi derajat kesehatan manusia. Rumah juga merupakan salah satu bangunan tempat tinggal yang harus memenuhi kriteria kenyamanan, keamanan dan kesehatan guna mendukung penghuninya agar dapat bekerja dengan produktif.

Salah satu Instrument Penilaian Rumah Sehat mengacu pada Pedoman Teknis Penilaian Rumah Sehat Depkes RI Tahun 2007, dengan pembagian bobot penilaian meliputi bobot komponen rumah, bobot sarana sanitasi, serta bobot pada perilaku penghuni. Sesuai dengan pedoman ini, secara umum rumah dikatakan sehat apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :

  1. Memenuhi kebutuhan psikologis antara lain privacy yang cukup, komunikasi yang sehat antar anggota keluarga dan penghuni rumah, adanya ruangan khusus untuk istirahat (ruang tidur), bagi masing-maing penghuni;
  2. Memenuhi persyaratan pencegahan penularan penyakit antar penghuni rumah dengan penyediaan air bersih, pengelolaan tinja dan limbah rumah tangga, bebas vektor penyakit dan tikus, kepadatan hunian yang tidak berlebihan, cukup sinar matahari pagi, terlindungnya makanan dan minuman dari pencemaran, disamping pencahayaan dan penghawaan yang cukup;
  3. Memenuhi persyaratan pencegahan terjadinya kecelakaan baik yang timbul karena pengaruh luar dan dalam rumah, antara lain persyaratan garis sempadan jalan, konstruksi bangunan rumah, bahaya kebakaran dan kecelakaan di dalam rumah;

Pada Modul ini akan diuraikan pula beberapa topik pembahasan antara lain :

A. Aspek yang berkaitan dengan rumah sehat, seperti ventilasi, pencahayaan, penghawaan, suhu dan kelembaban,

B. Indikator dan Parameter Penilaian Rumah, seperti :

1. Komponen Rumah

2. Sarana Sanitasi

3. Perilaku Penghuni

Modul Rumah Sehat secara lengkap Dapat DIDOWNLOAD disini

kesmas

View Comments

Recent Posts

Hoax Autisme pada Imunisasi MR

Kampanye, Siapkan Introduksi MR pada Program Imunisasi Rutin Saat ini sosialisasi kampanye imunisasi measles rubella…

17 hours ago

Ngrumpi Vaksinasi Pada Anak

Diskusi Emak-Emak Vaksinasi Covid-19 pada Anak Oleh: Munif Arifin   Yang bude Jamilah tahu pasti…

1 day ago

Deklarasi ODF Tingkat Kecamatan di Lumajang

Deklarasi Open Defecation Free (ODF) Tingkat Kecamatan Klakah Kab. Lumajang, Jawa Timur Jika kita berbicara…

2 days ago

Higiene Sanitasi Mencegah Infeksi Nosokomial

Upaya dan Tindakan Higiene Sanitasi untuk Mencegah Infeksi Nosokomial Kita memahami pengertian sanitasi selama ini…

2 days ago

Jabatan Fungsional Sanitarian

Jabatan Fungsional Tenaga Sanitarian di Dinas Kesehatan Beberapa email dan hasil diskusi dengan beberapa teman…

3 days ago

Pengertian Kesehatan Masyarakat

Public Health Definition    History of public health have started at Early public health interventions.…

3 days ago