Dampak Kecacingan pada Anemia

Faktor infeksi kecacingan sebagai penyebab anemia Kehilangan darah karena kecacingan merupakan faktor kontribusi ke arah anemia. Untuk mencegah anemia pada daerah-daerah yang terdapat cacing utamanya cacing tambang, maka jumlah zat besi yang ada dalam makanan harus lebih tinggi dan disertai kualitas makanan yang tinggi absorbsi zat besinya. Sebagian besar penyaki infeksi, termasuk kecacingan terjadi pada […] Continue reading →

Penting Anda Ketahui tentang Anemia

Pengertian dan Faktor Penyebab Anemia Anemia merupakan keadaan dimana terjadi penurunan kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari nilai normal untuk kelompok tertentu didasarkan atas umur dan jenis kelamin. Kadar haemoglobin pada Balita sebesar 11 gram %. Terdapat tiga tingkatan defisiensi besi, yaitu  (Gibson, 1990)  : Hilangnya Zat Besi (Iron Depletion). Pada tahap […] Continue reading →

Penyelidikan Epidemiologi Leptospirosis

Penyelidikan Epidemiologi Kejadian Luar Biasa (KLB) Leptospirosis di lapangan Menurut Kemenkes (2017), laporan insidens lepotospirosis sangat dipengaruhi oleh tersedianya perangkat laboratorium diagnostik, indeks kecurigaan klinik dan insidens penyakit itu sendiri. Penularan pada manusia terjadi melalui paparan pekerjaan, rekreasi atau hobi dan bencana alam. Kontak langsung manusia dengan hewan terinfeksi di areal pertanian, peternakan, tempat pemotongan […] Continue reading →

Penghambat Absorbi Zat Besi

 Faktor yang menghambat dan membantu absorbi zat besi Faktor yang mempengaruhi absorbsi besi dalam tubuh adalah bentuk besi, asam organik, asam fitat, tanin, dan tingkat keasaman lambung. Selain itu, faktor-faktor lainnya adalah faktor intrinsik dan kebutuhan tubuh. Diperkirakan 5 15% besi makanan diabsorbsi oleh orang dewasa yang berada dalam status besi yang baik. Bentuk besi […] Continue reading →

Instrumen Penilaian Rumah Sehat

 Standar Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan untuk Penilaian Rumah Sehat Rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan akan terkait erat dengan penyakit berbasis lingkungan, dimana kecenderungannya semakin meningkat akhir-akhir ini Penyakit-penyakit berbasis lingkungan masih merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Bahkan pada kelompok bayi dan balita, penyakit-penyakit berbasis lingkungan menyumbangkan lebih 80% dari penyakit yang diderita oleh […] Continue reading →

Masalah Kesehatan Masyarakat Penyakit Kaki Gajah

 Gejala Klinis, Cara Pencegahan dan Epidemiologi Filariasis Filariasis masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia terutama di daerah pedesaan. Penyakit menular ini bersifat menahun yang disebabkan oleh infeksi cacing filaria. Penyakit ini ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Di Indonesia Filariasis tersebar luas hampir di seluruh Provinsi. Berdasarkan laporan daerah dan hasil survai (Rapid Mapping) pada […] Continue reading →

Pemetaan Sarana Air Minum dan Sanitasi

 Pemetaan Sarana pada Kegiatan inspeksi sanitasi Air Bersih dan Air Minum Sebagaimana kita ketahui, surveilans kualitas air adalah suatu upaya analisis yang dilakukan secara terus menerus dan sistematis melalui pengumpulan data penyakit yang disebabkan oleh air, jumlah sarana air minum dan sanitasi, data inspeksi sanitasi sarana air minum dan sanitasi, dan parameter kualitas air minum […] Continue reading →

Fungsi Asam Askorbat

Tentang Vitamin C Yang Perlu Anda Ketahui Vitamin C merupakan komponen sistem enzim yang banyak terlibat dalam membantu metabolisme energi. Vitamin larut air biasanya tidak disimpan di dalam tubuh dan dikeluarkan melalui urin dalam jumlah kecil. Oleh sebab itu vitamin larut air perlu dikonsumsi tiap hari untuk mencegah kekurangan yang dapat mengganggu fungsi tubuh normal. […] Continue reading →

Limbah Cair

 Pengaruh Limbah Cair terhadap Lingkungan Penurunan kualitas lingkungan hidup, salah satunya disebabkan pencemaran yang telah melebihi ambang batas. Sumber pencemar yang cukup besar saat ini umumnya dihasilkan oleh air limbah aktifitas rumah tangga, meskipun juga tidak mengesampingkan air limbah industri yang semakin hari semakin dirasakan peningkatan pencemarannya di dalam badan air. Air limbah industri mengandung […] Continue reading →

Keperawatan Profesional

Model Praktek Keperawatan Profesional Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kinerja keperawatan pada umumnya belum memenuhi standar asuhan keperawatan (rata-rata maasih bernilai cukup), terutama dalam hal pengkajian keperawatan, perumusan diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Beberapa faktor ditengarai dapat berpengaruh terhadap kinerja perawat, seperti insentif, motivasi, disiplin kerja, lingkungan kerja, kompetensi, serta beban kerja. Model praktek keperawatan profesional […] Continue reading →