Pusat pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit, jugs kegiatan yang bersifat kuratif dan rehabilitatif. Upaya kesehatan wajib di puskesmas yaitu promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan ibu dan anak termasuk keluarga berencana, perbaikan gizi dan pemberantasan penyakit menular.
Sedangkan kegiatan penanggulangan balita gizi buruk di puskesmas meliputi :
Terkait masalah gizi ini, asuhan keperawatan bertujuan memberikan bimbingan kepada keluarga b
Pelayanan rutin yang dilakukan di puskesmas berupa 10 langkah penting yaitu: 1) Mengatasi dan mencegah hipoglikemia, 2) Mengatasi dan mencegah hipotermia, 3) Mengatasi dan mencegah dehidrasi, 4) Mengoreksi gangguan keseimbangan elektrolit, 5) mengobatai atau mencegah infeksi, 6) memulai pemberian makanan, 7) Fasilitasi tumbuh kejar (catch up growth), 8) koreksi defisiensi nutrien mikro, 9) melakukan stimulasi sensorik dan dukungan emosi/mental, 10) siapkan dan rencanakan tindak lanjut setelah sembuh. Dalam proses pelayanan KEP berat atau gizi buruk terdapat tiga fase yaitu fase stabilisasi, fase transisi, dan fase rehabilitasi. Petugas dituntut terampil memilih langkah mana yang sesuai untuk setiap fase.
Sumber : Pedoman tatalaksana anak gizi buruk – Direktorat Bina Gizi Masyarakat Ditjen Binkesmas, Depkes RI tahun 2006.
Beberapa Aspek Kesehatan Lingkungan Air Bersih Menurut WHO (2005), kurangnya akses terhadap air minum yang…
Logam-Logam Berat dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan Logam berat ialah unsur logam dengan berat molekul tinggi.…
Penularan Penyakit Karena Ascaris Lumbricoides atau Cacing Gelang Infeksi cacing usus yang ditularkan melalui tanah…
Macam Parasit di Lingkungan Parasit didefinisikan sebagai organisme yg terdiri atas satu sel yang kita…
Tahap Telur, Jentik, Kepompong, dan Tahap Dewasa Nyamuk Aedes Aegypti Penyakit demam berdarah ditularkan melalui…
Peranan Tinja dalam Penyebaran Penyakit Pembuangan tinja manusia yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan…