Metode Uji Derajat Keasaman Berdasarkan Standard Nasional Indonesia
Berdasar Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pengujian parameter-parameter kualitas air dan air limbah antara lain Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air, Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 02 Tahun 1988 tentang Baku Mutu Air dan Nomor 37 Tahun 2003 tentang Metode Analisis Pengujian Kualitas air Permukaan dan Pengambilan Contoh Air Permukaan,
Metode ini berjudul Air dan air limbah – Bagian 11: Cara uji derajat keasaman (pH) dengan menggunakan alat pH meter yang merupakan revisi dari SNI 06-2413-1991 dengan judul Metode pengujian kualitas fisika air, butir 3.10. Cara uji derajat keasaman (pH) dengan menggunakan alat pH meter
Sebelum dituliskan cara uji ini penting kita pahami beberapa istilah yang terkait antara lain, pH larutan merupakan minus logaritma konsentrasi ion hidrogen yang ditetapkan dengan metode pengukuran secara potensiometri dengan menggunakan pH meter. Larutan penyangga (buffer) pH merupakan larutan yang dibuat dengan melarutkan garam dari asam lemah-basa kuat atau basa lemah-asam kuat sehingga menghasilkan nilai pH tertentu dan stabil. Certified Reference Material (CRM), merupakan bahan standar bersertifikat yang tertelusur ke sistem nasional atau internasional.
Prinsip cara uji derajat keasaman (pH) dengan menggunakan alat pH meter adalah sebuah Metode pengukuran pH berdasarkan pengukuran aktifitas ion hidrogen secara potensiometri/elektrometri dengan menggunakan pH meter.
Bahan
Peralatan
Persiapan pengujian
a. Lakukan kalibrasi alat pH-meter dengan larutan penyangga sesuai instruksi kerja alat setiap kali akan melakukan pengukuran.
b. Untuk contoh uji yang mempunyai suhu tinggi, kondisikan contoh uji sampai suhu kamar.
Prosedur
a. Keringkan dengan kertas tisu selanjutnya bilas elektroda dengan air suling.
b. Bilas elektroda dengan contoh uji.
c. Celupkan elektroda ke dalam contoh uji sampai pH meter menunjukkan pembacaan yang tetap.
d. Catat hasil pembacaan skala atau angka pada tampilan dari pH meter.
Jaminan mutu dan pengendalian mutu
Jaminan mutu
Pengendalian mutu
Pelaporan
Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut:
Prosedur MTBS pada Bayi Umur 1 Hari s/d 2 Bulan Manajemen terpadu Balita Sakit atau…
Permenkes Baru, Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat…
Beda Kretin sporadik Kretin endemik Menurut Djokomoeljanto (1975), kretin merupakan syndrom yang disebabkan karena kekurangan…
Download Petunjuk Teknis Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Epidemiolog Kesehatan Juknis Uji Kompetensi (Ukom) Jabfung Epidkes…
Konsep Dasar Surveilans Epidemiologi Pengertian Surveilans Epidemiologi. Sebagaimana kita ketahui, surveilans kesehatan masyarakat memberikan informasi…
Siklus Hidrologi dan Persyaratan Sumber Air Bersih Berdasarkan silklus hidrologi yang terjadi di alam…
View Comments
sangat membantu , terimakasih,,,