Mengingat kecenderungan pencemaran baik fisik, kimia, maupun bakteriologis pada sarana air bersih jenis sumur, saat ini semakin meningkat. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka kegiatan desinfeksi pada sumur dapat dipertimbnagkan sebagai salah satu alternatif pemecahannya. Bahan yang dipergunakan sebagai disinfektan biasanya mempergunakan kaporit dengan dosis 1 gram/100 liter air. Berikut prosedur pemberian kaporit (proses disinfeksi) pada sumur.
Sumur gali
Sumur pompa
Kegiatan pemberian kaporit tersebut seringkali juga harus kita lakukan pada saat terjadi KLB atau Wabah, atau pada saat terjadi banjir. Pada saat banjir, akan terjadi perembesan air banjir kedalam sumur penduduk. Demikian pula pada saat terjadi wabah penyakit pencernaan yang menular terutama kolera, maka semua persediaan air rumah tangga perlu didesinfektan, dengan cara sebagai berikut:
Download Form Penyelidikan Epidemiologi Avian Influenza H5N1 Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82…
Syarat dan Standar Personal Higiene Penjamah Makanan Pemeliharaan kebersihan penjamah makanan, penanganan makanan secara higienis…
Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2010 Air Bersih Rumah Tangga Tulisan dan uraian…
Strategi Pencegahan dan Pengendalian Flu Burung Setelah COVID-19 menunjukkan konsistensi trend penurunan, kita dikejutkan munculnya…
Bakteri Penyebab Kontaminasi dan Keracunan Makanan Pengertian makanan meneurut beberapa sumber, diantaranya Permenkes, adalah barang…
Taksonomi, Daur Hidup, dan Peranan Kecoak dalam Penyebaran Penyakit Secara taksonomi, Kecoak termasuk dalam phyllum…