Sebagaimana diketahui, flora bakteri yang terdapat pada kulit manusia adalah Staphylococcus epidermis (non patogenik) dan S. aureus bakteri ini dapat berkembang biak dalam makanan dan membentuk toksin dan dapat menimbulkan keracunan makanan.
Proses terjadinya pencemaran makanan, selain akibat tubuh dapat pula karena prilaku pengelola makanan. Faktor pengelola ini dapat menularkan penyakit kepada makanan antara lain karena:
Faktor tangan kotor: Tangan yang kotor atau terkontaminasi dapat memindahkan bakteri dan virus patogen dari tubuh, faeces, atau sumber lain ke makanan. Oleh karena itu pencucian tangan merupakan hal pokok yang harus dilakukan oleh pekerja yang terlibat dalam penanganan makanan. Entero-toksigenic dari Staphylococcus aureus dibawa dalam hidung orang yang sehat dan sering ditemukan dalam kulit dan kadang dalam tinja.
Perilaku mencuci tangan, terbukti efektif dalam upaya mencegah kontaminasi pada makanan. Pencucian tangan dengan sabun dan diikuti dengan pembilasan akan menghilangkan banyak mikroba yang terdapat pada tangan. Kombinasi antara aktivitas sabun sebagai pembersih, penggosokan, dan aliran air akan menghanyutkan partikel kotoran yang banyak mengandung mikrobia. Pekerja dapat menjadi sumber bakteri penyebab penyakit.
Pada prinsipnya pencucian tangan dilakukan setiap saat setelah tangan menyentuh benda-benda yang dapat menjadi sumber kontaminan atau cemaran. Sedangkan pedoman praktis kapan pencucian tangan harus dilakukan, antara lain:
Model Praktek Keperawatan Profesional Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kinerja keperawatan pada umumnya belum memenuhi standar…
Indikator Kualitas Bakteriologis pada Makanan sebagai Parameter terjadinya Keracunan Makanan Sebagaimana kita ketahui bahwa sanitasi…
Pengertian dan Sumber Penting Pencemaran Udara Pencemaran udara adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup berukuran mikro,…
Mekanisme Proses Terjadinya Pencemaran Makanan Makanan sehat yang memenuhi syarat untuk dikonsumsi menjadi tujuan akhir…
Pentingnya Zat Besi untuk Meningkatkan Status Gizi Balita Status gizi dipengaruhi oleh PMT-P dan asupan…
Syarat Fisik sumur Gali Berdasarkan Standard Kesehatan Proses perembesan bahan pencemar kedalam sumur gali, seperti…