Pengertian sampah menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat.
Pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pengaturan terhadap penimbulan, penyimpanan (sementara), pengumpulan, pemindahan dan pengangkutan, pemprosesan dan pembuangan sampah. Beberapa tahap pengelolaan sampah tersebut antara lain ;
Sampah dapat menjadi sarang atau tempat berkembangbiaknya vektor penyakit yang akan membahayakan kesehatan. Sebagimana menurut Soemirat (2011), pengelolaan sampah padat seperti kaleng-kaleng bekas, ban bekas, ember bekas dan sebagainya yang tidak terkontrol dengan baik yang berpotensi menampung air pada musim hujan akan menjadi tempat yang cocok bagi vektor Aedes aegypti untuk berkembangbiak. Penyakit DBD dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampah kurang memadai.
Juga sebagaimana menurut WHO (2001), pengelolaan sampah yang tidak efektif mengakibatkan adanya tempat-tempat yang dapat menampung air hujan dan menjadi tempat berkembangbiak nyamuk Aedes aegypti antara lain sampah anorganik seperti kaleng, botol, ember atau benda tidak terpakai lainnya dibuang dan dikubur dalam tanah; peralatan rumah tangga (ember, mangkuk dan alat penyimpan tanaman) harus disimpan dalam kondisi terbalik; pengisian pasir/tanah pada rongga pagar di sekeliling rumah, botol kaca, kaleng dan wadah lainnya ditimbun, dihancurkan atau didaur ulang untuk industri; sampah tanaman (batok kelapa, pelepah kakao) harus dibuang dengan benar; ban-ban bekas yang tidak digunakan harus dikumpulkan dan diletakkan dalam keadaan kering serta terlindung dari air hujan.
Referensi, antara lain :
Soemirat, J. 2011. Kesehatan Lingkungan Revisi. Gadjah Mada University Press. WHO. 2001. Panduan Lengkap Pencegahan dan Pengendalian Dengue dan DBD WHO. 2008. DBD Dengue: Diagnosis, Pengobatan, Pencegahan dan Pengendalian. EGC; Damanhuri, E & Padmi, T. 2011. Buku Ajar Teknologi Pengelolaan Sampah. ITB
PEMERIKSAAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR METODE H2S Menjawab permintaan mas Putut dalam kolom shoutmix tentang artikel…
Komponen Septic Tank dan Fungsinya Sebagai seorang yang berprofesi sebagai sanitarian atau kesehatan masyarakat, tentu…
Checklist Penilaian Kantin Sekolah Self-Inspection Checklist US Environmental Protection Agency (EPA) Sebagaimana rekan-rekan Sanitarian ketahui,…
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Kuman pada Peralatan Makan Bakteri adalah mikroorganisme bersel tunggal, berdiameter antara…
Hospes dan Vektor Utama Penyakit Kaki Gajah (Filariasis) Filariasis atau Penyakit Kaki Gajah merupakan penyakit…
Peran dan Fungsi Fasilitator Desa Siaga Desa siaga merupakan desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber…