Permenkes Nomor 51 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak

Downloada Permenkes Nomor 51 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pencegahan Penularan HIV Dari Ibu Ke Anak

Beberapa pertimbangan keluarnya Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pencegahan Penularan HIV dari Ibu Ke Anak ini antara lain:

  1. bahwa kasus HIV dan AIDS di kalangan masyarakat, khususnya perempuan usia produktif, cenderung meningkat sehingga menjadi ancaman potensial terhadap kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat berdampak luas dan negatif bagi ketahanan bangsa;
  2. bahwa pelayanan Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (Prevention of Mother to Child HIV Transmission) merupakan salah satu upaya penanggulangan HIV dan AIDS yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak pada fasilitas pelayanan kesehatan;

Sementara beberapa dasar hukum yang mendasari diantaranya :

  1. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular
  2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular
  4. Keputusan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Nomor 9/KEP/ 1994    tentang    Strategi    Nasional Penanggulangan AIDS di Indonesia;
  5. Keputusan    Menteri    Kesehatan    Nomor 1507/Menkes/SK/X/2005 tentang Konseling dan Testing HIV/AIDS Secara Sukarela (Voluntary Counselling and Testing);
  6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2013 tentang Penanggulangan HIV dan AIDS

Pasal 2
Penularan HIV dari Ibu ke Anak dapat terjadi selama masa kehamilan, saat persalinan dan saat menyusui. Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak dilakukan melalui 4 (empat) prong/kegiatan, sebagai berikut :
a.    pencegahan penularan HIV pada perempuan usia reproduksi;
b.    pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan pada ibu HIV positif;
c.    pencegahan penularan HIV dari ibu hamil HIV positif ke bayi yang dikandung; dan
d.    pemberian dukungan psikologis, sosial dan perawatan kepada ibu HIV positif beserta anak dan keluarganya.

Estimasi Jumlah Penderit HIV Baru

Beberapa point pada Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 51 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pencegahan Penularan HIV Dari Ibu Ke Anak, antara lain  dituliskan beberapa hal, diantaranya:
Pada  Latar Belakang ditulis diantaranya bahwa jumlah perempuan yang terinfeksi HIV dari tahun ke tahun semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya jumlah laki-laki yang melakukan hubungan seksual tidak aman, yang selanjutnya akan menularkan pada pasangan seksualnya. Infeksi HIV pada ibu hamil dapat mengancam kehidupan ibu serta ibu dapat menularkan virus kepada bayinya. Lebih dari 90% kasus anak terinfeksi HIV, ditularkan melalui proses penularan dari ibu ke anak atau Mother To Child Hiv Transmission (MTCT). Virus HIV dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi HIV kepada anaknya selama kehamilan, saat persalinan dan saat menyusui.
Program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) telah terbukti sebagai intervensi yang sangat efektif untuk mencegah penularan HIV dari ibu ke anak. Di negara maju risiko anak tertular HIV dari ibu dapat ditekan hingga kurang dari 2% karena tersedianya intervensi PPIA dengan layanan optimal. Namun di negara berkembang atau negara miskin, dengan minimnya akses intervensi, risiko penularan masih berkisar antara 20% dan 50%. Salah satu alasan meningkatnya cakupan tes HIV dan terapi ARV pada ibu hamil adalah meningkatnya tes HIV dan konseling atas inisiasi petugas (Tes HIV atas Inisiatif Pemberi Pelayanan Kesehatan dan Konseling, TIPK/Prevention of Mother to Child HIV Transmission, PITC) di layanan antenatal dan persalinan, dan layanan kesehatan lainnya.

Data Kementerian Kesehatan (2011) menunjukkan dari 21.103 ibu hamil yang menjalani tes HIV, 534 (2,5%) di antaranya positif terinfeksi HIV. Hasil Pemodelan Matematika Epidemi HIV Kementerian Kesehatan tahun 2012 menunjukkan prevalensi HIV pada populasi usia 15-49 tahun dan prevalensi HIV pada ibu hamil di Indonesia diperkirakan akan meningkat.

Penularan HIV dari ibu yang terinfeksi HIV ke bayinya juga cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah perempuan HIV positif yang tertular baik dari pasangan maupun akibat perilaku yang berisiko. Meskipun angka prevalensi dan penularan HIV dari ibu ke bayi masih terbatas, jumlah ibu hamil yang terinfeksi HIV cenderung meningkat.

Kebijakan dan Strategi Implementasi Kegiatan PPIA Komprehensif.
Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) atau Prevention of Mother-to Child Transmission (PMTCT) merupakan bagian dari upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia serta Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Layanan PPIA diintegrasikan dengan paket layanan KIA, KB, kesehatan reproduksi, dan kesehatan remaja di setiap jenjang pelayanan kesehatan dalam strategi Layanan Komprehensif Berkesinambungan (LKB) HIV dan AIDS.

Kemudian pada BAB II dikupas penularan HIV dari ibu ke anak, meliputi
1.    Informasi Dasar HIV
2.    Perjalanan Infeksi HIV
3.    Cara Penularan HIV
4.    Faktor yang berperan dalam penularan HIV dari ibu ke anak

Terdapat tiga faktor utama yang berpengaruh pada penularan HIV dari ibu ke anak, yaitu faktor ibu, bayi/anak, dan tindakan obstetrik.
•    Faktor Ibu (Jumlah virus (viral load); Jumlah sel CD4; Status gizi selama hamil; Penyakit infeksi selama hamil; Gangguan pada payudara
•    Faktor Bayi, meliputi Usia kehamilan dan berat badan bayi saat lahir; Periode pemberian ASI; Adanya luka di mulut bayi
•    Faktor obstetric, seperti jenis persalinan; Lama persalinan; proses persalinan.

Pada bab III Pencegahan Penularan HIV dari ibu ke anak
Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak dilaksanakan melalui kegiatan komprehensif yang meliputi empat pilar (4 prong), yaitu:

  1. Pencegahan penularan HIV pada perempuan usia reproduksi (15-49 tahun)
  2. Pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan pada perempuan HIV positif
  3. Pencegahan penularan HIV dari ibu hamil ke bayi yang dikandungnya
  4. Dukungan psikologis, sosial, dan perawatan kesehatan selanjutnya kepada ibu yang terinfeksi HIV dan bayi serta keluarganya

DOWNLOAD Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pencegahan Penularan HIV Dari Ibu Ke Anak DISINI

Incoming Search Terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *