About kesmas

Website:
kesmas has written 708 articles so far, you can find them below.

Epidemiologi Gizi Buruk

 Memahami Faktor Penyebab Gizi Buruk Menurut Gibson (2005), pengertian gizi buruk merupakan salah satu klasifikasi status gizi berdasarkan pengukuran antropometri. Status gizi adalah suatu keadaan tubuh yang diakibatkan oleh keseimbangan asupan zat gizi dengan kebutuhan. Keseimbangan tersebut dapat dilihat dari variabel-variabel pertumbuhan, yaitu berat badan, tinggi badan/ panjang badan, lingkar kepala, lingkar lengan dan panjang […] Continue reading →

Download Permenkes Nomor 2 Tahun 2013 Tentang KLB Keracunan Pangan

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan Berikut beberapa isi permenkes tentang KLB Keracunan pangan. Bahwa Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan koordinasi dalam penanggulangannya; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 28 […] Continue reading →

Lalat Vektor Penyebar Penyakit

 Jenis dan Bionomik Lalat Keberadaan lalat sebagai vektor penyebaran berbagai penyakit berbasis lingkungan, saat ini sudah sedemikian dikenal di dunia kesehatan masyarakat. Berikut beberapa informasi yang penting diketahui terkait lalat dan peran dalam penyebaran penyakit. Berbagai macam genus lalat yang penting antara lain adalah Musca (berbagai jenis lalat rumah), Chrysomya (berbagai jenis lalat hijau) dan […] Continue reading →

Peran Lalat dalam Penyebar Penyakit

Bionomik dan Jenis Lalat serta Peran Lalat dalam Penyebaran Berbagai Masalah Kesehatan Masyarakat Keberadaan lalat sebagai vektor penyebaran berbagai penyakit berbasis lingkungan, saat ini sudah sedemikian dikenal di dunia kesehatan masyarakat. Berikut beberapa informasi yang penting diketahui terkait lalat dan peran dalam penyebaran penyakit.Berbagai macam genus lalat yang penting antara lain adalah Musca (berbagai jenis […] Continue reading →

Metoda Pengambilan Contoh Air Tanah

 Metoda Pengambilan Contoh Air Tanah Berdasarkan SNI 6989.58:2008 Air dan air limbah – Bagian 58: Metoda pengambilan contoh air tanah. Dalam rangka menyeragamkan teknik pengambilan contoh air limbah sebagaimana telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 37 Tahun 2003 tentang Metode analisis pengujian kualitas air permukaan dan pengambilan contoh air permukaan, maka dibuatlah […] Continue reading →

Epidemiologi Leptospirosis

Definisi, Faktor Lingkungan, dan Gejala Leptospirosis Berdasarkan laporan The Leptospirosis Information Center, pada rentang tahun 1999 – 2000, telah terjadi kejadian luar biasa (KLB) leptospirosis di India, Thailand, Perancis, Amerika, Brazil, Uruguay, Indonesia dan beberapa negara lainnya. Pada tahun 2000 case fatality rate (CFR) leptospirosis di Indonesia menempati urutan ketiga di dunia (16,7%) setelah Uruguay […] Continue reading →

Karakteristik Limbah Tapioka

Limbah Tapioka, Komposisi dan Karakteristiknya Disekitar kita, seringkali kita jumpai berbagai aktifitas ekonomi masyarakat yang memanfaatkan hasil pertanian. Tidak jarang kegiatan tersebut menibulkan dampak negatif ikutan berupa pencemaran lingkungan. Salah satu kegiatan ini, diantaranya adalah industri tapioka, baik pada skala rumah tangga maupun industri. Industri tapioka merupakan industri rumah tangga yang memiliki dampak positif dari […] Continue reading →

Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri

Pengertian, Kriteria, dan Prosedur Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri merupakan penyakit infeksi sangat menular disebabkan karena bakteri Corynebacteriurn Diphteriae. Selain kecepatan penularannya, penyakit ini dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Namun penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi. Tahap imunisasi antara lain dilakukan pada imunisasi dasar bayi, imunisasi lanjutan pada anak usia […] Continue reading →

Jabatan Fungsional Nutrisionis

 Dasar Hukum dan Unsur Penilaian Jabfung Nutrisionis Dasar hukum jabfung Nutrisionis adalah Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur negara nomor 23/KEP/M.PAN/4/2001 tanggal 4 April 2001  Tentang Jabatan Fungsional  Nutrisionis. Sesuai keputusan tersebut yang dimaksud Nutrisionis  adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan teknis fungsional […] Continue reading →

Metode Pengukuran Kebisingan

 Cara Pengukuran Tingkat Kebisingan pada Lingkungan Suara atau bunyi memiliki intensitas yang berbeda, contohnya jika kita berteriak suara kita lebih kuat daripada berbisik, sehingga teriakan itu memiliki energi lebih besar untuk mencapai jarak yang lebih jauh. Unit untuk mengukur intensitas bunyi adalah desibel (dB). Skala desibel merupakan skala yang bersifat logaritmik. Penambahan tingkat desibel berarti […] Continue reading →