Archives for 

Kesehatan Lingkungan

Standar Laik Sehat Kantin

Persyaratan Lain Hygiene dan Sanitasi Penjamah Makanan Pada Laik Hygiene Kantin Makanan selain mutlak bermanfaat, juga dapat sebagai media penularan penyakit dan masalah kesehatan. Kondisi ini dapat terjadi, baik secara alamiah (include dalam makanan) maupun masuk dari luar, seperti makanan menjadi beracun karena tercemar mikroba. Beberapa defenisi atau pengertian makanan, diantaranya : Makanan adalah bahan […] Continue reading →

Inspeksi Sanitasi Kolam Renang

Checklist dan Form Inspeksi Sanitasi Kolam Renang dan Depot Air Minum Banyak teman Sanitarian mengirimkan email dan kolom komentar di blog ini, terkait broken link download blanko inspeksi sanitasi kolam renang dan Depot Air Minum isi Ulang. Sebetulnya checklist tersebut sudah termasuk dalam dokumen bunga rampai inspeksi sanitasi sarana air bersih yang sudah kita upload […] Continue reading →

Higiene Sanitasi Mencegah Infeksi Nosokomial

Upaya dan Tindakan Higiene Sanitasi untuk Mencegah Infeksi Nosokomial Kita memahami pengertian sanitasi selama ini sebagai sebuah tindakan terkait dengan lingkungan, sementara higiene terkait dengan tindakan kesehatan secara personal. Berikut beberapa upaya terkait higiene dan sanitasi untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial. Terkait dengan hal tersebut, ada baiknya kita pahami terlebih dahulu pengertian higiene dan sanitasi. […] Continue reading →

Dampak Leachate terhadap Lingkungan

Pencemaran Lingkungan Leachate Pada Tempah Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Leachate adalah limbah cair yang timbul akibat masuknya air eksternal ke dalam timbunan sampah, melarutkan dan membilas materi-materi terlarut, termasuk juga materi organik hasil proses dekomposisi biologis. Kuantitas dan kualitas leachate sangat bervariasi dan berfluktuasi. Sebagai gambaran dapat dilihat data komposisi leachate dari proses pembusukan sampah […] Continue reading →

Environmental Health Definition

Basic Of Environmental Health Environmental health is a multi-disciplinary science that studies the dynamics of the interactive relationship between a group of people with a variety of changes in components of the human environment that could be expected to cause health problems in the community and efforts to control and prevention. In its broadsense, environmental […] Continue reading →

Soil Transmitted Helminth

Penularan Penyakit Karena Ascaris Lumbricoides atau Cacing Gelang Infeksi cacing usus yang ditularkan melalui tanah atau Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan infeksi terbanyak di antara infeksi parasit lain. Golongan cacing yang penting dan menyebabkan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia adalah Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, dan cacing tambang yaitu Necator americanus dan Ancylostoma duodenale. Ascaris lumbricoides […] Continue reading →

Parasit pada Parasitologi Lingkungan

Macam Parasit di Lingkungan Parasit didefinisikan sebagai organisme yg terdiri atas satu sel yang kita kenal dengan nama protozoa atau organisme banyak sel atau yang disebut helminth / cacing. Karakteristik pokok dari organisme ini, sehingga disebut sebagai parasit, karena mereka hidupnya tergantung pada hospes. Beberapa jenis parasit pada parasitologi lingkungan akan diuraikan pada posting kali […] Continue reading →

Prosedur Pengendalian Pencemar dalam Ruangan

 Metode Pengendalian Pencemaran Bau dan Jamur dalam Ruangan (Tulisan ini sebagai lanjutan seri pencemaran udara) Yang dimaksud dengan bau- bauan di lingkungan kerja adalah bau yang tidak enak dan mengganggu kenyamanan kerja. Bau- bauan dapat mengganggu kesehatan dan produktivitas kerja.Di lingkungan kerja, menurut Sudrajat (1989), bau- bauan dapat dikendalikan  antara lain dengan cara sebagai berikut: […] Continue reading →

Penyebab Terjadinya KIPI

Faktor Pencetus dan factor yang berpengaruh terhadap Kejadian Pasca Imunisasi (KIPI) Peningkatan penggunaan vaksin berpotensi meningkatkan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Untuk mengetahui faktor penyebab KIPI antara lain diperlukan pelaporan pencatatan dari semua reaksi yang timbul setelah pemberian imunisasi. Terdapat beberapa sarana untuk memantau kejadian KIPI, antara lain dengan menerapkan sistim surveilans sehingga didapatkan profil […] Continue reading →

Perilaku dan Pencemaran Makanan

Cara Efektif Memutus Sumber Pencemaran Makanan denganCuci Tangan Pakai Sabun Sebagaimana diketahui, flora bakteri yang terdapat pada kulit manusia adalah Staphylococcus epidermis (non patogenik) dan S. aureus bakteri ini dapat berkembang biak dalam makanan dan membentuk toksin dan dapat menimbulkan keracunan makanan. Proses terjadinya pencemaran makanan, selain akibat tubuh dapat pula karena prilaku pengelola makanan. […] Continue reading →