Penyebab Penyakit Kecacingan

Penyebab Umum Penyakit Kecacingan

Menurut WHO (2007), penyakit kecacingan merupakan jenis penyakit parasitik yang termasuk ke dalam neglected diseases, merupakan penyakit tersembunyi atau silent diseases, dan kurang terpantau oleh petugas kesehatan. Sementara menurut Sudomo (2008), kecacingan merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat namun kurang mendapat perhatian (neglected diseases). Penyakit yang termasuk dalam kelompok neglected diseases memang tidak menyebabkan wabah yang muncul tiba-tiba ataupun menyebabkan banyak korban tetapi merupakan penyakit yang secara perlahan menggerogoti kesehatan manusia, menyebabkan kecacatan tetap, penurunan intelegensia anak dan pada ahkhirnya dapat pula menyebabkan kematian.
Kecacingan Neglected Disease
Prevalensi infeksi kecacingan di Indonesia masih relatif tinggi pada tahun 2006 yaitu sebesar 32,6 %, terutama pada penduduk yang kurang mampu dari sisi ekonomi. Kelompok ekonomi lemah ini mempunyai risiko tinggi terjangkit penyakit kecacingan karena kurang adanya kemampuan dalam menjaga hygiene dan sanitasi lingkungan tempat tinggalnya.

Infeksi kecacingan dapat menyebabkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktifitas penderita sehingga secara ekonomi banyak menyebabkan kerugian, karena adanya kehilangan karbohidrat dan protein serta kehilangan darah yang pada ahkirnya dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia.

Menurut Gandahusada dkk (2004), cacing merupakan salah satu parasit pada manusia dan hewan yang sifatnya merugikan manusia, ada beberapa jenis cacing yang termasuk Nematoda usus. Sebagian besar dari Nematoda ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Cacing usus yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia adalah cacing kelompok STH adalah nematoda usus yang siklus hidupnya melalui tanah. Nematoda yang tergolong dalam STH adalah Ascaris lumbricoides, Necator americanus, Ancylostoma duodenale dan Trichuris trichiura.

Secara umum beberapa faktor yang mempengaruhi kecacingan, antara lain kondisi iklim yang sesuai untuk pertumbuhannya, kondisi sanitasi lingkungan dan hygiene perseorangan yang buruk serta keadaan sosial ekonomi dan pendidikan yang rendah

Sumber, antara lain :  WHO. 2007. Reaching the People Left Behind : a Neglected Success; Sudomo, M., 2008. Penyakit Parasitik yang Kurang Diperhatikan di Indonesia; Gandahusada S, dkk. 2004. Parasitologi Kedokteran. Unair

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *