Fenomena Mudik dan Epidemiologi Kecelakaan

 Melihat Fenomena Kecelakaan lalu lintas dengan Pendekatan Epidemiologi Jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas yang tercatat sejak 11 Agustus (H-8) hingga 25 Agustus (H+5) Lebaran 2012, sebanyak 4.704 kejadian.  Dari jumlah ini korban meninggal dunia sebanyak 820 orang (data sementara Korlantas Polri, 27 September 2012). Berdasarkan data ini maka Case Fatality Rate 17,43 % , lebih […] Continue reading →

Penyebaran Penyakit Karena Kecoak

 Taksonomi, Daur Hidup, dan Peranan Kecoak dalam Penyebaran Penyakit Secara taksonomi, Kecoak termasuk dalam phyllum Arthropoda, klas Insekta. Namun para ahli serangga memasukkan Kecoak kedalam ordo serangga yang berbeda-beda, seperti ordo Blattaria familinya Blattidae (Maurice & Harwood, 1969), ordo Dicyoptera sub ordo Blattaria. Sementara Smith (1973) dan Ross (1965) memasukkan Kecoak kedalam ordo Dicyoptera dengan […] Continue reading →

Instrumen Penilaian Rumah Sehat

 Standar Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan untuk Penilaian Rumah Sehat Rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan akan terkait erat dengan penyakit berbasis lingkungan, dimana kecenderungannya semakin meningkat akhir-akhir ini Penyakit-penyakit berbasis lingkungan masih merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Bahkan pada kelompok bayi dan balita, penyakit-penyakit berbasis lingkungan menyumbangkan lebih 80% dari penyakit yang diderita oleh […] Continue reading →

Pengobatan DOTS TB Paru

 Pengobatan Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) pada Penyakit TB Paru Situasi TB paru di dunia semakin memburuk, jumlah kasus TB paru meningkat dengan kegagalan tingkat kesembuhan relatif tinggi, terutama pada negara yang dikelompokkan dalam 22 negara dengan masalah TB paru besar (high burden countries). Menyikapi hal tersebut, pada tahun 1993, WHO mencanangkan TB paru sebagai […] Continue reading →

Inspeksi Sanitasi Hotel Melati

 Penilaian Pemeriksaan Kesehatan Lingkungan Hotel Melati Penilaian pemeriksaan kesehatan hotel melati ini mempergunakan From. H. 2 B, dengan dasar hukum pelaksanaan mempergunakan Lampiran Keputusan Dirjen PPM & PLP Nomor : 95 / – I / PD. 03. 04. LP. Tanggal 25 Mei 1991             Checklist penilaian Kesehatan Hotel Melati secara […] Continue reading →

Laik Sehat Rumah Makan dan Restoran

Standar Keamanan Rumah Makan dan Restoran Dewasa ini masalah keamanan pangan sudah merupakan masalah global, sehingga mendapat perhatian utama dalam penetapan kebijakan kesehatan masyarakat. Letusan penyakit akibat pangan (foodborne disease) dan kejadian¬kejadian pencemaran pangan terjadi tidak hanya di berbagai negara berkembang dimana kondisi sanitasi dan higiene umumnya buruk, tetapi juga di negara-negara maju. Diperkirakan satu […] Continue reading →

SOP Fogging

 Standar Operating Procedure Fogging Penyakit DHF (Dengue Haemorrhagic Fever) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue sejenis virus yang tergolong arbovirus dan masuk ke dalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk Ae. aegypti betina .1 Menurut WHO, terdapat 4 (empat)  derajat klasifikasi antara lain: Derajat I : Demam dan Uji tornigguet positif Derajat II : Demam […] Continue reading →

Proses Pengolahan Air

 Prosedur dan Tahap Pengolahan Air Menurut Peraturan Pemerintah Republik Nomor 82 Tahun 2001, tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air, Pengelolaan kualitas air adalah upaya pemeliharaan air sehingga tercapai kualitas air yang diinginkan sesuai peruntukannya untuk menjadi agar kualitas air tetap dalam kondisi alamiahnya. Sedangkan proses pengolahan air bersih dilakukan bila air baku tidak […] Continue reading →

Jabatan Fungsional Bidan

 Unsur dan Sub unsur Kegiatan dalam Penilaiang Jabfung Bidan Sebagaimana kita ketahui, hampir pada mayoritas desa di Indonesia saat ini sudah ditempatkan tenaga bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kinerja Bidan terkait tupoksi ini, misalnya berdasarkan data tahun 2008, persentase pemeriksaan kehamilan ke tenaga kesehatan dilaporkan sebanyak 83,8 persen, dengan persentase pemeriksaan […] Continue reading →

Pemeriksaan Bakteriologis Air

 Metode Pemeriksaan Bakteriologis Air Kualitas air minum ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, sesuai Permenkes 492/Menkes/Per/IV/2010, tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, yang mencantumkan parameter sebagai standar penetapan kualitas air minum, meliputi parameter fisik, bakteriologis, kimia, dan radioaktif. Parameter bakteriologis dan kimia (anorganik) merupakan parameter yang terkait langsung dengan kesehatan, sedangkan parameter fisik dan kimia […] Continue reading →