Standar Sanitasi Susu

Beberapa Faktor yang Harus Diperhatikan Pada Pelaksanaan Sanitasi Susu Jika dilingkungan kerja rekan-rekan Sanitarian terdapat koperasi atau usaha pemerahan susu atau pengolahan hasil ternak berupa susu, berikut kami tuliskan beberapa informasi terkait susu dan sanitasi susu. Informasi ini hanya sebagian kecil saja, sehingga untuk memperdalam hal-hal terkait susu dan hasil olahannya serta teknik sanitasi yang […] Continue reading →

Rujukan Maternal Perinatal

Sistem Rujukan dalam Sistem Pelayanan Kesehatan Maternal Perinatal Pengertian sistem rujukan menurut Sistem Kesehatan Nasional Depkes RI 2009, merupakan suatu sistem penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang melaksanakan pelimpahan tanggung jawab timbal balik terhadap satu/lebih kasus penyakit atau masalah kesehatan secara vertikal dari unit berkemampuan kurang kepada unit yang lebih mampu atau secara horizontal antar unit-unit yang […] Continue reading →

Standar Sistem Distribusi Vaksin

 Standar dan Sistem Distribusi Vaksin Program Imunisasi Program Imunisasi secara global sudah terbukti efektif dalam mencegah berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Kondisi tersebut terbukti dengan keberhasilan program ini dalam membasmi beberapa penyakit menular seperti cacar dan penyakit polio. Berdasarkan data WHO (2009), saat ini setiap tahun lebih dari 100 juta anak (dibawah satu […] Continue reading →

Masalah Sanitasi di Indonesia

 Beberapa Masalah Sanitasi di Indonesia Pengertian sanitasi menurut Ehler dan Steel (2000) adalah sebagai usaha untuk mencegah penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai penularan penyakit tersebut. Sementara menurut Riyadi (1984), sanitasi lingkungan adalah prinsip-prinsip untuk meniadakan atau setidak-tidaknya menguasai faktor-faktor lingkungan yang dapat menimbulkan penyakit, melalui  kegiatan-kegiatan  untuk mengendalikan  […] Continue reading →

Download Permenkes Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pemberian Sertifikat Vaksinasi Internasional

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pemberian Sertifikat Vaksinasi Internasional Salah satu pertimbangan dikeluarkannya Permenkes ini, bahwa beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 58 Tahun 2013 tentang Pemberian Sertifikat Vaksinasi Internasional perlu disesuaikan dengan kebutuhan peningkatan akses pelayanan kepada masyarakat. Pada Bab Ketentuan Umum (Pasal 1), beberapa pengertian dijelaskan, diantaranya […] Continue reading →

Standar Pembuangan Tinja

 Standar dan Syarat Pembuangan Tinja Akses masyarakat terhadap sarana sanitasi khususnya jamban, saat ini masih jauh dari harapan. Berbagai kampanye dan program telah banyak dilakukan, terakhir dengan pemberlakuan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Berbagai upaya tersebut sebetulnya bermuara pada terpenuhinya akses sanitasi masyarakat, khususnya jamban. Namun akses tersebut selain berbicara kuantitas yang terpenting adalah […] Continue reading →

Epidemiologi Salmonella

 Ciri-ciri, Habitat, Infeksi, Patogenitas,dan cara Penularan Salmonella Salmonella adalah bakteri gram negatif batang yang tidak berspora, tidak berkapsul, dan bergerak dengan flagella. Bakteri tersebut dapat tumbuh optimal dalam suhu 360C-370C. Spesimen yang dapat ditumbuhi bakteri Salmonella, antara lain darah, feses, urin, cairan serebrospinal makanan, minuman, dan air (Soemarno, 2000). Salmonella adalah penyebab utama dari penyakit […] Continue reading →

Epidemiologi Penyakit Difteri

Imunisasi dan Epidemiologi Difteri Difteri adalah suatu penyakit bakteri akut terutama menyerang saluran pernafasan bagian atas seperti tonsil, faring, laring, hidung, namun ada juga yang menyerang selaput lendir atau kulit serta kadang-kadang konjungtiva atau vagina. Diperkirakan 1,7 juta kematian pada anak atau 5% pada balita di Indonesia adalah akibat PD3I. Laporan WHO menggambarkan bahwa hasil […] Continue reading →

Faktor Pola Makan dan Penyakit Infeksi Penyebab Gizi Buruk

 Pola makan dan Penyakit Infeksi sebagai faktor Penyebab Gizi Buruk Faktor yang berperan penting dalam mempengaruhi kualitas gizi pada makanan tambahan Balita, diantaranya adalah tingkat penghasilan keluarga. Menurut beberapa studi, balita gizi buruk biasanya memiliki masalah susah makan. Selain dipengaruhi oleh penyakit infeksi, juga oleh terlalu banyak jajan, terlalu lama disapih, tidak suka minum susu, […] Continue reading →

Kesling Air Bersih

 Beberapa Aspek Kesehatan Lingkungan Air Bersih Menurut WHO (2005), kurangnya akses terhadap air minum yang aman, bersama dengan dengan hygiene dan sanitasi yang tidak memadai berkontribusi besar terhadap 1,8 juta kematian per tahun karena penyakit diare. Hasil studi WHO (2007) memperlihatkan bahwa intervensi lingkungan melalui modifikasi lingkungan dapat menurunkan risiko penyakit diare sampai dengan 94%. […] Continue reading →