Konsep Desa Siaga

Pengertian, Tujuan, Indikator, dan Kegiatan Pokok Desa Siaga Desa siaga merupakan strategi baru pembangunan kesehatan. Desa siaga lahir sebagai respon pemerintah terhadap masalah kesehatan di Indonesia yang tak kunjung selesai. Tingginya angka kematian ibu dan bayi, munculnya kembali berbagai penyakit lama seperti tuberkulosis paru, merebaknya berbagai penyakit baru yang bersifat pandemik seperti SARS, HIV/AIDS dan […] Continue reading →

Aplikasi Dokumentasi Asuhan Keperawatan

Pengertian, Manfaat, dan Komponen Dokumentasi Asuhan Keperawatan Menurut Häyrinena (2010), asuhan keperawatan merupakan hal sangat penting bagi seorang perawat. Kemampuan pemberian pelayanan yang baik serta kemudian dapat secara efektif dapat  mengkomunikasikan tentang perawatan pasien tergantung pada seberapa baik kualitas informasi yang diberikan serta dokumentasi yang disediakan untuk dimanfaatkan oleh semua profesional kesehatan dan antar bidang […] Continue reading →

Kurang Energi Protein (KEP)

Pengertian, Tipe dan Gejala Klinis Marasmus dan Kwassiorkor Kurang Energi Protein (KEP) merupakan salah satu penyakit gangguan gizi yang disebabkan oleh kekurangan energi maupun protein dalam proporsi yang berbeda-beda, pada derajat yang ringan sampai berat.   Beberapa pengertian Kurang Energi Protein (KEP): KEP adalah keadaan kurang gizi yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam […] Continue reading →

Dampak Kesehatan Limbah Cair

Karakteristik dan Pengertian Limbah Cair Penurunan kualitas lingkungan hidup, salah satunya disebabkan pencemaran yang telah melebihi ambang batas. Sumber pencemar yang cukup besar saat ini umumnya dihasilkan oleh air limbah aktifitas rumah tangga, meskipun juga tidak mengesampingkan air limbah industri yang semakin hari semakin dirasakan peningkatan pencemarannya di dalam badan air. Air limbah industri mengandung […] Continue reading →

Skrining Hepatitis B

Cara Mencegah Hepatitis B pada Ibu Hamil Satu-satunya cara untuk mencegah terjadinya penularan hepatitis B secara perinatal adalah dengan melakukan skrining pada wanita-wanita hamil yang terbukti sebagai pembawa atau karier virus hepatits B. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dengan melakukan skrining pada wanita-wanita hamil maka angka kejadian infeksi virus hepatitis B dapat ditekan. Skrining ini sebaiknya […] Continue reading →

Dasar Hukum Pelaksanaan AMDAL

Dasar Hukum yang Digunakan dalam Penyusunan Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Beberapa peraturan yang berhubungan dengan penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Dasar Hukum Umum Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang lalu Lintas dan Angkutan Jalan PP No. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan […] Continue reading →

Sejarah Kesehatan Masyarakat

Kesehatan Masyarakat, Antara Kuratif, Preventif,dan Promotif Berbicara kesehatan masyarakat tidak terlepas dari dua tokoh metologi Yunani yaitu Asclepius dan Higeia. Berdasarkan cerita Mitos Yunani tersebut Asclepius disebutkan sebagai seorang dokter pertama yang tampan dan pandai meskipun tidak disebutkan sekolah atau pendidikan apa yang telah ditempuhnya, tetapi diceritakan bahwa ia telah dapat mengobati penyakit dan bahkan […] Continue reading →

Standar Rumah dan Perumahan Sehat

Pengertian Higiene, Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Rumah dan Perumahan Sanitasi adalah usaha kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada pengawasan terhadap berbagai faktor lingkungan yang mempengaruhi atau mungkin mempengaruhi derajat kesehatan manusia (Azwar, 1996). Kesehatan lingkungan merupakan aspek kesehatan masyarakat yang terkait dengan cara hidup, bahan kimia, dan tekanan yang ada di sekeliling manusia yang mempengaruhi kesehatan […] Continue reading →

Standar Asuhan Keperawatan

Prinsip dan Standar Asuhan Keperawatan Pada prinsipnya kinerja perawat diukur dari terlaksananya asuhan keperawatan. Sedangkan pendekatan asuhan keperawatan dilakukan dengan proses keperawatan, berupa aktivitas perawat yang dilakukan secara sistematis melalui lima tahapan, yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, tindakan atau implementasi, evaluasi keperawatan. Praktek dan penerapan proses keperawatan harus dilakukan secara tepat dan benar yang […] Continue reading →

Masalah Gizi dan Penyebabnya

Faktor Penyebab Gizi Kurang dan Gizi Buruk Berdasarkan berbagai data serta hasil penelitian banyak pihak, masalah gizi di Indonesia, selain gizi buruk juga masih tingginya kasus gizi kurang. Belum lagi terjadinya trend peningkatan masalah gizi lebih yang semakin meningkat. Menurut sebuah penelitian, tingkat morbiditas pada balita mencapai 34,3 % pada umur Masalah ini menjadi sangat […] Continue reading →