Prinsip Dasar Imunisasi

Sejarah Program Imunisasi di Indonesia Perlindungan terhadap penyakit infeksi dihubungkan dengan suatu kekebalan. Terdapat dua mekanisme dasar untuk mendapatkan kekebalan, yaitu secara aktif dan pasif. Kekebalan aktif adalah perlindungan dihasilkan oleh sistem kekebalan seseorang itu sendiri, jenis kekebalan ini biasanya menetap. Kekebalan pasif adalah perlindungan yang diberikan oleh antibodi yang dihasilkan oleh hewan atau manusia […] Continue reading →

Epidemiologi Hepatitis A

Etiologi, Penyebab, Reservoar, dan Cara Penularan Hepatitis A Secara umum kita mengetahui, penyebaran virus hepatitis A terutama terjadi secara vecal oral. Penyebaran ini biasanya terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Banyak kejadian menunjukkan, bahwa di negara-negara berkembang sering terjadi wabah hepatitis A yang penyebarannya terjadi melalui air dan makanan. Secara definisi, hepatitis adalah proses peradangan difus […] Continue reading →

Deteksi Dini Kejadian Luar Biasa

Peran Puskesmas pada Kegiatan Deteksi Dini dan Kajian Epidemiologi Kejadian Luar Biasa (KLB) Kita harus memahami bahwa diperlukan kajian secara terus menerus dan sistematis terhadap berbagai jenis penyakit berpotensi KLB  di tempat kerja kita. Tujuannya kegiatan ini terutama untuk mengetahui potensi ancaman KLB. Sedangkan potensi yang dapat kita gunakan untuk menilai ini, kita pergunakan data […] Continue reading →

Perubahan Perilaku Kesehatan

Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan perilaku Sebagai petugas kesehatan masyarakat, tentu kita sangat paham, bahwa keberhasilan mencapai target, keberhasilan pelaksanaan suatu program banyak dipengaruhi dan ditentukan oleh faktor perilaku. Kita dapat mengambil contoh diantaranya, program peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Beberapa program terkait itu, misalnya peningkatan akses jamban masyarakat, peningkatan peran serta masyarakat pada […] Continue reading →

Download Permenkes Angka Kecukupan Gizi

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2013 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia Permenkes ini merupakan edisi perbaruan dari Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1593/MENKES/SK/XI/2005 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia (sebagaimana disebutkan pada pasal 6). Salah satu pertimbangan dikeluarkannya Permenkes ini bahwa untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang […] Continue reading →

Pemantauan Status Gizi

Pengertian dan Alat Ukur Pemantauan Status Gizi Menurut hasil UNICEF-WHO-The World Bank joint child malnutrition estimates 2012, diperkirakan 165 juta anak usia dibawah lima tahun diseluruh dunia mengalami stunted mengalami penurunan dibandingkan dengan sebanyak 253 juta tahun 1990. Tingkat prevalensi stunting tinggi di kalangan anak di bawah usia lima tahun terdapat di Afrika (36%) dan […] Continue reading →

Prosedur Pengukuran Kualitas Udara

 Prosedur Pengukuran Parameter Kualitas Udara dalam Ruangan Rumah SakitParameter yang harus dipantau untuk mengukur standard baku mutu kualitas udara dalam ruangan Rumah Sakit antara lain meliputi kualitas fisik, kimia, dan mikrobiologi. 1. Pengukuran Kualitas Lingkungan Fisik a. Pengukuran kelembaban udara menggunakan Hygrometer. b. Pengukuran suhu udara menggunakan Thermometer.2. Pengambilan sampel kimia gas Pengambilan sampel gas: […] Continue reading →

Download Permenkes 374/MENKES/PER/III/2010 Tentang Pengendalian Vektor

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 374/MENKES/PER/III/2010 Tentang Pengendalian Vektor Beberapa pertimbangan diterbitkannya Permenkes ini diantaranya: bahwa penyakit yang ditularkan melalui vektor masih menjadi penyakit endemis yang dapat menimbulkan wabah atau kejadian luar biasa serta dapat menimbulkan gangguan kesehatan masyarakat sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian atas penyebaran vektor; bahwa upaya pengendalian vector lebih dititikberatkan […] Continue reading →

Daya Hantar Listrik (DHL) Air Limbah

Cara Uji Daya Hantar Listrik (DHL) Air dan Air Limbah Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-6989.1-2004, Air dan air limbah – Bagian 1: Cara uji daya hantar listrik (DHL). SNI ini diterapkan untuk pengujian parameter-parameter kualitas air dan air limbah. Peraturan yang digunakan sebagai dasar adalah Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air, […] Continue reading →

Pengertian, Tipe, Kurang Energi Protein

Gejala Klinis Marasmus-Kwasiorkor-Marasmus Kwasiorkor Kurang Energi Protein (KEP) merupakan salah satu penyakit gangguan gizi yang disebabkan oleh kekurangan energi maupun protein dalam proporsi yang berbeda-beda, pada derajat yang ringan sampai berat.   Beberapa pengertian Kurang Energi Protein (KEP): KEP adalah keadaan kurang gizi yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari dan atau […] Continue reading →